Banyak Nasabah Belum Dapat Potongan Cicilan KPR, Ini Kata BTN

Kompas.com - 22/04/2021, 14:01 WIB
Ilustrasi pengajuan KPR. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi pengajuan KPR.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk buka suara terkait masih banyaknya nasabah yang belum menikmati potongan cicilan KPR atau subsidi bunga KPR dari pemerintah.

Direktur Wholesale Risk and Asset Management BTN, Elizabeth Novie Riswanti mengatakan, perseroan sudah memberikan subsidi bunga tersebut kepada nasabah yang berhak.

Meski terlihat tak ada pemotongan di rekening nasabah, bank bersandi saham BBTN ini sebetulnya sudah meringankan angsuran nasabah tersebut lewat subsidi bunga ini.

Baca juga: BTN Telah Salurkan 31.000 KPR Subsidi

"Untuk pemotongan, itu sudah dipotong. sehingga mungkin di tabungannya tidak terpotong, namun sebenarnya angsuran sudah dibayar dari subsidi tersebut," kata Novie dalam konferensi pers, Kamis (22/4/2021).

Novie menjelaskan, para nasabah akan mendapat potongan cicilan KPR selama 6 bulan. Namun, pemotongan semakin mengecil di 3 bulan terakhir.

Di tiga bulan pertama, nasabah akan mendapat potongan bunga sebesar 6 persen. Namun pada 3 bulan selanjutnya, potongan mengecil menjadi 3 persen.

"Ini hanya diberikan selama 6 bulan, 3 bulan pertama 6 persen, 3 bulan adalah 3 persen," jelas Novie.

Setelah masa 6 bulan lewat, para nasabah akan membayar tagihan secara normal tanpa potongan.

Baca juga: Ada DP 0 Rupiah, BI: Aplikasi KPR di Bank BUMN Melonjak 40 Persen

Pihaknya mengaku, belum ada arahan dari pemerintah soal keberlanjutan subsidi bunga.

"Apakah setelah itu akan diberikan bantuan lagi? Memang belum ada. Tapi sementara yang kita berikan adalah selama 6 bulan tersebut," pungkas Novie.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X