KABAR KADIN

Peringati Hari Buruh, Kadin Tegaskan UU Cipta Kerja untuk Kebaikan Bersama

Kompas.com - 03/05/2021, 13:04 WIB
Arsjad Rasyid saat diwawancarai di Hotel Adimulia, Medan, Sumatera Utara, Jumat (30/4/2021). Dok. Kompas TVArsjad Rasyid saat diwawancarai di Hotel Adimulia, Medan, Sumatera Utara, Jumat (30/4/2021).

KOMPAS.com – Wakil Ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid mengatakan pengusaha dan pekerja berada dalam hubungan yang saling membutuhkan.

Hal tersebut disampaikannya pada acara Buka Bersama Kadin di Hotel Adimulia, Medan, Sumatera Utara, Jumat (30/4/2021).

Terkait dengan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei, calon Ketua Kadin periode 2021-2026 itu pun menyatakan bahwa Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang menjadi kontroversi di banyak kalangan sebenarnya bermanfaat bagi semua pihak, baik pengusaha maupun buruh.

“Inti dari UU tersebut adalah menciptakan lapangan kerja. Dengan bertambah dan semakin banyak lapangan kerja akan mengentaskan kemiskinan,” ujar Arsjad dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Arsjad Rasjid: Pengusaha dan Pekerja Saling Membutuhkan

Menurut Arsjad, untuk menciptakan lapangan kerja tersebut, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan bantuan dari para pengusaha yang nantinya akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain itu, bisa pula lapangan pekerjaan dibuat dengan menciptakan pengusaha baru. Salah satunya dengan mendorong lahirnya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, UMKM berkontribusi 61,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor ini juga mampu menyerap 97 persen dari total angkatan kerja atau sekitar 116,9 juta orang.

Arsjad menambahkan, semakin banyak pengusaha, semakin banyak pula lapangan kerja baru yang dibuka. Pelaku UMKM pun kemudian berfungsi sebagai fondasi kokoh yang dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

UU Cipta Kerja ujung-ujungnya untuk kebaikan bersama. Kalau dilihat dari konteksnya, (UU Cipta Kerja) akan membantu pekerja untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang disediakan oleh para pengusaha (UMKM) baru tersebut,” kata Arsjad.

Baca juga: Arsjad Rasjid Sebut UMKM dan Ekonomi Daerah Jadi Kunci Pemulihan Perekonomian Nasional

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Arsjad, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan Kadin untuk melihat permasalahan-permasalahan yang ada di setiap industri dan mengambil kebijakan.

Setiap industri memiliki tantangan yang berbeda. Begitu juga dengan daerah yang memiliki prioritas dan kekayaan alam yang berbeda-beda. Hal tersebut menjadi penting untuk mendesain insentif atau stimulus ekonomi yang berbeda-beda.

“Maka dari itu, satu obat tidak bisa menyelesaikan semuanya. Namun, setiap obat untuk menyelesaikan satu permasalahan,” ujar Arsyad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X