Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 05/05/2021, 07:32 WIB
Ade Miranti Karunia,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang rilis data perekonomian Indonesia kuartal I-2021 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (5/5/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG saat ini terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.

"Jelang rilis data perekonomian PDB (produk domestik bruto) pada hari ini, disinyalir masih akan menunjukkan stabilnya kondisi perekonomian Indonesia dan turut mewarnai pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam zona hijau," ujarnya.

Baca juga: Selain Sarang Walet, Porang Juga Jadi Incaran di Pasar Global

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper juga memproyeksikan hal yang sama. Ia mengatakan, investor menantikan data perekonomian Indonesia yang diharapkan memberikan dampak positif.

"IHSG diprediksi menguat. Pergerakan saat ini berada level support dan stochastic berada di level oversold mengindikasikan potensi rebound jangka pendek. Pergerakan masih dibayangi oleh kasus Covid-19 serta rilis laporan keuangan kuartal pertama 2021. Investor juga akan mencermati rilis data GDP Indonesia," ujar Dennies.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, moving average convergence divergence (MACD) telah membentuk pola golden cross di area negatif.

Adapun indeks kekuatan relatif atau RSI berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga kedepannya berpeluang menuju ke resistance terdekat kedepannya," kata dia.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN di PT Len Industri, Ini Posisi dan Syaratnya

Dengan demikian, IHSG hari ini diproyeksi akan bergerak kisaran level 5.883,52 hingga 6.026.96.

Adapun rekomendasi saham hari ini sebagai berikut:

1. Artha Sekuritas

GJTL

  • Target harga: 940-965
  • Entry level: 875-900
  • Stop loss: 860
  • Mengalami koreksi namun masih berada di atas level support.

WIKA

  • Target harga: 1.485-1.510
  • Entry level: 1.410-1.435
  • Stop loss: 1.390
  • Rebound setelah mengalami koreksi. Uji resistance terdekat.

INCO

  • Target harga: 5.100-5.200
  • Entry level: 4.850-4.920
  • Stop loss: 4.800
  • Breakout resistance dengan volume tinggi.

Baca juga: Ini Cara Dapat Bantuan Subsidi Uang Muka Rp 32,4 Juta dari Pemerintah

2. Binaartha Sekuritas

BMTR

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. Akumulasi pada level 260-266, dengan target harga secara bertahap di level 280, 320, 360 dan 400. Level support: 260 dan 240.

GJTL

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Akumulasi beli pada level 870-890, dengan target harga secara bertahap di level 925, 995 dan 1.065. Level support: 870 dan 855.

PTBA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi pada level 2.270-2.300, dengan target harga secara bertahap di level 2.370, 2.540, 3.120 dan 3.700. Level support: 2.270 dan 2.100.

WSKT

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi pada level 1.035-1.095, dengan target harga secara bertahap di level 1.150, 1.320 dan 2.100. Level support: 980.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Baca juga: Baru Berusia 27 Tahun, Pencipta Ethereum Kini Sudah Berstatus Miliarder

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com