Kompas.com - 06/05/2021, 08:11 WIB
Calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Per 1 Mei 2021, tercatat sudah ada lebih dari 6.000 calon penumpang yang akan diberangkatkan dengan keberangkatan didominasi oleh penumpang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya Malang dan Surabaya. Apa arti istilah mudik dan mudik adalah KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGCalon penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Per 1 Mei 2021, tercatat sudah ada lebih dari 6.000 calon penumpang yang akan diberangkatkan dengan keberangkatan didominasi oleh penumpang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya Malang dan Surabaya. Apa arti istilah mudik dan mudik adalah

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang mendekati Hari Raya Idul Fitri, istilah mudik adalah akan makin ramai dibicarakan. Media-media nasional akan dipenuhi dengan pemberitaan soal mudik.

Lalu, apa arti istilah mudik?

Dikutip dari Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, mudik adalah kegiatan perjalanan pulang ke kampung halaman selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu arti mudik sebagaimana dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik artinya pulang ke kampung halaman.

Selama ini, banyak anggapan kalau mudik adalah berasal dari ungkapan dalam Bahasa Jawa. Dimana mudik adalah singkatan dari mulih dilik yang memiliki arti pulang sebentar.

Tak jelas bagaimana istilah mulih dikit atau mudik kemudian dipakai secara luas sebagai aktivitas pulang ke kampung halaman saat mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Menhub: Jangan Mudik!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Harian Kompas, 1 April 1992, mudik terjadi saat Ramadhan atau jelang Lebaran tak terlepas dari hakikat Idul Fitri. Secara harfiah, Idul Fitri dimaknai sebagai kembali kepada fitrah atau kesucian.

Mudik, pulang kampung, kemudian dianggap sebagai upaya untuk kembali ke asal-usulnya. Mereka ingin berjumpa dengan orangtua, handai taulan, dan melihat tempat di mana mereka tumbuh.

"Dengan pulang ke kampung, manusia akan teringat 'kampung yang kekal' atau akan ingat masa lalu 'siapa yang menciptakan' dan 'akan ke mana setelah itu'" tulis Pracoyo.

Secara simbolis, mudik adalah dinilai mampu mengingatkan manusia untuk kembali ke asalnya, kembali ke fitrah.

Sementara itu, Sejarawan JJ Rizal, pernah menyatakan apa arti istilah mudik berasal dari kata menuju ke udik. Namun sejauh ini, tak ada catatan pasti kapan tradisi mudik mulai dilakukan di Indonesia.

Baca juga: Menaker: Tunda Dulu Mudik Lebaran Kali Ini



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.