[TREN EKONOMI KOMPASIANA] THR Tahun Ini Digunakan untuk Self Loved atau Investasi? | Ini 5 Cara "Sales Boosting" ketika Penjualan Anjlok

Kompas.com - 10/05/2021, 16:07 WIB
Ilustrasi pendapatan tambahan. UNSPLASH/MICHEILE HENDERSONIlustrasi pendapatan tambahan.

KOMPASIANA---Setiap menjelang momen lebaran, salah satu hal yang paling dinanti-nanti adalah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Biasanya tunjangan tersebut banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi saat hari raya. Mulai dari beli baju baru hingga kue lebaran.

Namun, karena Idulfitri tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ada baiknya THR kali ini disisihkan sebagian untuk investasi, terutama bagi para milenial.

Produk investasinya pun boleh apa saja, baik berupa tabungan uang atau emas, deposito, hingga aset.

Sedikit atau banyak hasil keuntungan atas THR yang diinvestasikan, tentu akan menjadi penambah penghasilan kita untuk ke depannya.

Selain pembahasan sebagian THR yang diinvestasikan, ada juga pembahasan mengenai strategi meningkatkan penjualan ketika penjualan sedang anjlok.

Berikut konten-konten menarik dan populer kategori Ekonomi di Kompasiana:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Apa yang Dilakukan Generasi Muda dengan Uang THR?

Bukan rahasia lagi jika generasi muda atau millenial adalah orang yang tidak suka menabung. Ada banyak studi yang mengatakan jika generasi ini lebih suka menghabiskan uangnya untuk budaya konsumtif dibandingkan dengan menabung.

Menurut Kompasianer Irhamna Mjamil, berdasarkan survei kecil-kecilan yang ia lakukan sendiri kepada rekan-rekannya, kebanyakan THR habis digunakan untuk tabungan pernikahan, berburu skincare, hingga habis entah ke mana.

"Ada banyak alasan mengapa rata-rata menabung untuk menikah. Pertama, biaya pernikahan itu mahal," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. THR Cair! Digunakan untuk Self Loved atau Investasi?

Mungkin sebaiknya THR tahun ini diperuntukkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti investasi.

Sedikit atau banyak imbal hasil keuntungan yang kita terima atas uang THR yang kita investasikan, dikatakan Kompasianer Hery Sinaga, tentu akan menjadi penambah penghasilan yang sangat membantu, terlebih di tengah situasai pandemi seperti saat ini.

"Selain dari investasi, uang Tunjangan Hari Raya yang kita terima mungkin bisa kita alokasikan untuk keperluan yang sangat penting. Misalnya, bisa menambah nilai jual aset yang kita miliki," tulisnya. (Baca selengkapnya)

3. Ini 5 Cara "Sales Boosting" ketika Penjualan Anjlok

Sales boosting istilah dalam bidang penjualan merupakan strategi yang bertujuan meningkatkan penjualan.

Persaingan bisnis yang begitu ketat menyebabkan volume penjualan tidak dapat diprediksi. Bisa jadi perusahaan sudah berjuang menghasilkan produk atau jasa yang bermutu, tetapi penjualan tidak juga meningkat.

Ketika penjualan menurun maka seorang manajer penjualan harus cepat mengambil tindakan, supaya penjualan tidak semakin menurun yang mengakibatkan tim penjual kehilangan kepercayaan diri dan produk dilupakan konsumen. (Baca selengkapnya) (IBS)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X