Sarinah Gandeng Dufry, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Duty Free

Kompas.com - 12/05/2021, 13:33 WIB
Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat. sarinah.co.idGedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai produk UMKM yang dikuratori Sarinah bakal dijajakan di 100 gerai bebas bea (duty free) sebuah perusahaan asal Swiss, Dufry.

Hal ini merupakan bagian dari kerja sama Sarinah dengan perusahaan yang berdiri sejak tahun 1865 tersebut.

Dalam lima tahun ke depan, Dufry bakal membuka 100 gerai pilihan di dunia untuk memasarkan produk UMKM.

Baca juga: Sengketa Kepemilikan Hotel Sari Pan oleh Sarinah-Parna Berakhir Damai, Ini Respon Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, ada 10 produk super prioritas dan diminati yang akan dipasarkan lewat toko bebas bea itu, antara lain, kopi, teh, rempah-rempah, produk kecantikan dan kesehatan serta ekspor rotan, mebel, wastra, serta berbagai hasil bumi nusantara.

“Kita bisa memulai dengan 10 produk super prioritas, super unggul dan super diminati di pasar duty free dan ekspor dulu, selain agar kita fokus, juga dimaksudkan untuk memperoleh consumers insights yang lebih dalam dari dinamika pasarnya," kata Erick dalam siaran pers, Rabu (12/5/2021).

Sebagai gantinya, Sarinah akan menyediakan lahan untuk Dufry di pusat perbelanjaan Sarinah, Thamrin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sarinah pun akan membantu pengembangan bisnis duty free di pelabuhan udara internasional Indonesia.

Persiapan outlet down town duty free di Sarinah, Thamrin, Jakarta saat ini sedang dipugar dan disiapkan.

Baca juga: Gedung Sarinah Akan Dilengkapi Fasilitas Trading House, Apa Itu?

Harapannya pada kuartal IV 2021, soft opening sudah bisa dilakukan.

Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati menyebut, kerja sama resiprokal ini telah dirintis sejak tahun 2020.

Dia tak memungkiri, kerja sama dengan mitra strategis kelas dunia seperti Dufry bukan pekerjaan mudah.

"Sarinah harus naik kelas dan harus berani bersaing di pasar global dari sisi demand. Namun dari sisi supply, banyak PR di dalam negeri untuk menyiapkan produk-produk nusantara agar dapat bersaing dan merebut peluang pasar dunia baik melalui duty free retail maupun ekspor," sebut Fetty.

Sebagai informasi, Dufry memiliki dan mengoperasikan 2.400 gerai bebas bea di berbagai belahan dunia dengan jumlah pelanggan dan pengunjung sebesar 2.5 miliar orang per tahun.

Baca juga: Mengintip Makna dari Relief di Gedung Sarinah

Dufry juga pemilik jaringan retail shop Hudson Corporation di Amerika Serikat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X