Kompas.com - 18/05/2021, 13:23 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Komjen (Purn) Budi Waseso menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Kompas.com di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Kamis (31/5/2018). Budi Waseso menjelaskan stok beras telah mencapai 1,324 juta ton sampai sekarang dengan rinciannya, beras pengadaan dalam negeri atau serapan gabah petani sebesar 791.911 ton dan pengadaan luar negeri atau impor sebesar 532.526 ton. Jumlah tersebut dianggap cukup untuk konsumsi masyarakat saat Lebaran hingga setelahnya. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGDirektur Utama Perum Bulog Komjen (Purn) Budi Waseso menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Kompas.com di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Kamis (31/5/2018). Budi Waseso menjelaskan stok beras telah mencapai 1,324 juta ton sampai sekarang dengan rinciannya, beras pengadaan dalam negeri atau serapan gabah petani sebesar 791.911 ton dan pengadaan luar negeri atau impor sebesar 532.526 ton. Jumlah tersebut dianggap cukup untuk konsumsi masyarakat saat Lebaran hingga setelahnya.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan tidak akan melakukan impor beras hingga akhir tahun 2021 lantaran kebutuhan beras atau Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sudah terpenuhi.

"Sampai akhir tahun ini Bulog tidak akan impor beras dari luar negeri karena kebutuhan CBP sudah terpenuhi," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (18/5/2021).

Lebih lanjut dia memaparkan, sampai akhir Mei 2021, cadangan beras Bulog mencapai 1,5 juta ton. Penyerapan beras dari petani pun masih berlanjut hingga Juni mendatang.

Baca juga: Kisah di Balik Sandal Jepit Swallow, Alas Kaki Populer Asli Indonesia

"Kita masih mungkin menyerap sampai Juni karena masih ada sisa panen bulan Mei, sehingga akan tetap bertambah jumlah yang sekarang kita laporkan," ungkapnya.

Sementara itu untuk bulan Agustus hingga September 2021, Bulog memperkirakan akan menyerap panen padi petani yang ditanam di musim kemarau atau musim panen gadu.

Oleh karena itu dia menilai, stok CBP Bulog harus berada di kisaran 1 juta hingga 1,5 juta ton, sudah terpenuhi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi kita bisa menjamin sampai akhir tahun ini khususnya Bulog tidak akan impor beras," ungkap dia.

Baca juga: Ini Jumlah Peserta yang Terdaftar dalam Program Vaksinasi Gotong Royong

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.