IHSG Menguat Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan, Rupiah Masih Lesu

Kompas.com - 20/05/2021, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menguat setelah sempat dibuka di zona merah pada perdagangan Kamis (20/5/2021). Berdasarkan data RTI pukul 09.33 WIB, IHSG naik 31,7 poin atau 0,55 persen ke 5.792,30.

Sebanyak 194 saham menguat, 200 melemah, dan 169 di posisi stagnan. Perolehan nilai transaksi sementara pada perdagangan Bursa pagi ini, sebesar Rp 2,11 triliun dari 3,22 miliar lembar saham yang diperjualbelikan.

Sebelumnya, para analis memperkirakan IHSG sepanjang Kamis bakal kembali terkoreksi. Menurut CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, pergerakan IHSG saat ini, investor tengah menantikan laporan neraca perdagangan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Hal ini tentunya akan turut memberikan sentimen bagi pergerakan IHSG sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek dengan kategori trading harian," ujarnya.

Baca juga: Ini Penyebab Harga Bitcoin Anjlok Rp 81,2 Juta dalam Sehari

Sedangkan Artha Sekuritas Dennies Christoper menjelaskan, pergerakan masih dibayangi kekhawatiran akan semakin tingginya kasus Covid-19 di beberapa negara di Asia termasuk di Indonesia. Investor akan mencermati pernyataan The Fed terkait kebijakan ekonomi ke depan.

Secara teknikal, tekanan jual masih sangat tinggi sehingga diperkirakan masih akan bearish dalam jangka menengah.

Sementara itu, posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot berada di teritori negatif. Mengutip dari Bloomberg, kurs rupiah melemah di level Rp 14.370 per dollar AS atau turun 80 poin (0,56 persen). Sebelumnya, posisi kurs rupiah ditutup pada Rp 14.290 per dollar AS.

Baca juga: PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.