Mulai 1 Juli, Batas Maksimum Suku Bunga Kartu Kredit Turun Jadi 1,75 Persen

Kompas.com - 25/05/2021, 20:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan batas maksimum suku bunga kartu kredit mulai 1 Juli 2021.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, batas maksimum suku bunga kredit diturunkan dari 2 persen menjadi 1,75 persen per bulan.

“Menurunkan batas maksimum suku bunga kartu kredit dari semula 2 persen menjadi 1,75 persen per bulan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/5/2021).

Lebih lanjut Perry menjelaskan, kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk efisiensi transaksi non tunai sekaligus mempercepat digitalisasi sistem pembayaran.

Baca juga: Berikut Suku Bunga KPR Bank BUMN dan Bank Swasta, Mana yang Lebih Murah?

“Dalam rangka mendukung transmisi kebijakan suku bunga dan efisiensi transaksi nontunai,” katanya.

Selain itu, keputusan tersebut merupakan satu dari delapan langkah bank sentral mengoptimalkan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial akomodatif.

“Serta mempercepat digitalisasi sistem pembayaran Indonesia untuk memperkuat upaya pemulihan ekonomi nasional lebih lanjut melalui berbagai langkah kebijakan sebagai berikut,” tutur Perry.

Sebagai informasi, BI terakhir kali menurunkan batas maksimum kartu kredit pada April tahun lalu.

Pada saat itu, BI memutuskan untuk melonggarkan bunga kartu kredit menjadi 2 persen per bulan dari sebelumnya 2,25 persen per bulan.

Penurunan dilakukan untuk mendorong transaksi non-tunai di tengah Covid-19.

“Menurunkan batas maksimum suku bunga, nilai pembayaran minimum, dan besaran denda keterlambatan pembayaran. Mendukung kebijakan penerbit kartu kredit untuk memperpanjang jangka waktu pembayaran bagi nasabah," kata Perry pada April 2020.

Baca juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Whats New
Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Whats New
KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

Rilis
Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Whats New
Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Rilis
Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Whats New
NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Whats New
Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Mirza Adityaswara Mundur sebagai Dirut LPPI

Mirza Adityaswara Mundur sebagai Dirut LPPI

Whats New
Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Minta Skema Penyehataan Perusahaan

Korban Gagal Bayar Bumiputera Desak OJK Minta Skema Penyehataan Perusahaan

Whats New
Mudik Lebaran Dongkrak Pendapatan Jasa Marga

Mudik Lebaran Dongkrak Pendapatan Jasa Marga

Whats New
Mendag Keluarkan Permendag 30/2022, Perusahaan Sawit Harus Dahulukan Kebutuhan Migor Dalam Negeri, Baru Boleh Ekspor

Mendag Keluarkan Permendag 30/2022, Perusahaan Sawit Harus Dahulukan Kebutuhan Migor Dalam Negeri, Baru Boleh Ekspor

Whats New
Update Jenis-jenis Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Update Jenis-jenis Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Whats New
Harga Minyak Dunia Bertahan di Atas 110 Dollar AS

Harga Minyak Dunia Bertahan di Atas 110 Dollar AS

Whats New
Ada Perubahan, Simak Rute Baru KRL Mulai 28 Mei Mendatang

Ada Perubahan, Simak Rute Baru KRL Mulai 28 Mei Mendatang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.