Ada Lowongan Kerja di BPJS Kesehatan, Cek Posisi dan Syaratnya

Kompas.com - 27/05/2021, 15:05 WIB
Petugas keamanan berjaga di depan kantor BPJS Kesehatan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). Pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Juli 2020 seperti digariskan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan rincian peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp150.000, kelas II menjadi Rp100.000 dan kelas III menjadi 42.000. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoPetugas keamanan berjaga di depan kantor BPJS Kesehatan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). Pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Juli 2020 seperti digariskan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan rincian peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp150.000, kelas II menjadi Rp100.000 dan kelas III menjadi 42.000. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda sedang mencari pekerjaan baru? Ada lowongan kerja di BPJS Kesehatan yang mungkin cocok untuk Anda coba.

Lowongan yang dibuka kali ini adalah rekrutmen Pegawai Tidak Tetap atau PTT di lingkungan kerja BPJS Kesehatan.

Seperti yang diinformasikan melalui Instagram BPJS Kesehatan, ada dua lowongan yang dibuka yaitu verifikator klaim Covid-19 dan tenaga ahli dewan pengawas.

Bagi Anda yang tertarik bergabung menjadi bagian dari BPJS Kesehatan, bisa mulai mempersiapkan diri.

Berikut ini rangkuman lowongan kerja BPJS Kesehatan dari Instagram resminya.

Lowongan verifikator klaim Covid-19 BPJS Kesehatan

  • Warga Negara Indonesia.
  • Belum menikah saat mendaftar.
  • Lulusan D3/D4/S1 dokter umum, dokter gigi, apoteker, keperawatan/nurse, rekam medik, informasi kesehatan, serta pendidikan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan pelayanan kesehatan.
  • IPK minimal 2,75 dari skala 4,00.
  • Berusia maksimal 25 tahun per 31 Desember 2020.
  • Universitas asal terakreditasi minimal B untuk universitas negeri dan minimal A untuk universitas swasta.

Baca juga: Survei BI: Penjualan Properti Residensial Meningkat 13,95 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lowongan tenaga ahli pengawas BPJS Kesehatan

Persyaratan umum

1. Belum menikah saat mendaftar.
2. Berusia maksimal 60 tahun.
3. Mampu mengoperasikan komputer.
4. Sehat jasmani dan rohani.
5. IPK minimal 3,00 dari skala 4,00.
6. Universitas asal terakreditasi minimal:

  • B untuk universitas negeri
  • A untuk universitas swasta
  • Terakreditasi "Baik" bagi perguruan tinggi yang menggunakan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3,0 dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4,0.

7. Berpengalaman dalam membuat kajian dibuktikan dengan hasil kajian, artikel, maupun jurnal penelitian yang dipublikasi di dalam maupun di luar negeri.
8. Lebih diutamakan mampu berbahasa Inggris aktif.
9. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan dan tulisan.
10. Bersedia bekerja secara penuh waktu.

Baca juga: Kalbe Bagikan Dividen Sebesar Rp1,3 Triliun

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.