KKP Tangkap Pelaku Sport Fishing Ilegal Asal Malaysia di Perairan Sebatik

Kompas.com - 28/05/2021, 10:43 WIB
Penangkapan sejumlah Warga Malaysia yang melakukan aktifitas sport fishing illegal di perairan Laut Sebatik. Dari penangkapan, KKP berhasil mengamankan 8 WNA Malaysia dan 1 orang berpaspor Indonesia. Dok. KKPPenangkapan sejumlah Warga Malaysia yang melakukan aktifitas sport fishing illegal di perairan Laut Sebatik. Dari penangkapan, KKP berhasil mengamankan 8 WNA Malaysia dan 1 orang berpaspor Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengamankan sejumlah Warga Negara Malaysia yang melakukan aktivitas sport fishing secara ilegal di perairan laut Sebatik.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar mengatakan, pelaku berjumlah 9 orang.

Mereka menggunakan speed boat dengan nomor TW 6545/6R yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia.

Baca juga: Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Gandeng Pengawas Perbatasan Australia

“Ini praktik sport fishing ilegal yang dilakukan di perairan kita. Para pelaku menggunakan alat tangkap pancing joran,” ungkap Antam dalam siaran pers, Jumat (28/5/2021).

Setelah terdeteksi oleh patroli Rigid Inflatable Boat (RIB) Stasiun PSDKP Tarakan, para pelaku mencoba untuk kabur dengan memacu kecepatan tinggi.

Namun, para pelaku dilumpuhkan pada posisi koordinat 03?57,231' LU - 118?10,569' BT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, mereka diserahkan (ad hoc) ke Satwas SDKP Nunukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Ada delapan WNA Malaysia dan satu orang berpaspor Indonesia,” jelas Antam.

Baca juga: KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Sebagai informasi, penangkapan kapal ilegal dari Tawau Malaysia ini menambah panjang daftar kapal ikan yang ditangkap oleh Ditjen PSDKP KKP.

Sebelumnya, KKP telah menangkap 92 kapal ikan, terdiri dari 70 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 22 kapal ikan asing yang mencuri ikan.

Kapal ikan asing terdiri fari 6 kapal berbendera Malaysia dan 16 kapal berbendera Vietnam.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.