Alissa Wahid Ditunjuk Jadi Komisaris Independen Unilever

Kompas.com - 28/05/2021, 15:53 WIB
Alissa Wahid saat menjadi pembicara di  Kegiatan Konsolidasi dan Pelatihan Fasilitator Desa Tanggap Bencaba (Destana) , Jum'at (28/9) di Taman Budaya Mataram Kompas.com/fitriAlissa Wahid saat menjadi pembicara di Kegiatan Konsolidasi dan Pelatihan Fasilitator Desa Tanggap Bencaba (Destana) , Jum'at (28/9) di Taman Budaya Mataram

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melakukan perombakan susunan dewan komisaris perusahaan. Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020.

Dalam perombakan susunan komisaris, Unilever Indonesia menunjuk Alissa Wahid, putri dari Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, sebagai Komisaris Independen UNVR.

"Ibu Alissa Wahid dikenal luas karena sumbangsihnya di sektor sosial, khususnya tentang multikulturalisme, demokrasi serta hak asasi manusia, dan gerakan Muslim moderat di Indonesia. Sebagai Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI), beliau merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antaragama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi dan hak asasi manusia," ujar manajemen dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Boikot Indomaret Berlanjut, KSPI Sebut Tak Ingin Menjatuhkan Saham

Sebagai Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI), Alissa Wahid dinilai kerap merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antar-agama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi dan hak asasi manusia.

Pada 2019, Alissa Wahid juga ditunjuk oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Duta Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, seraya terus aktif mendukung berbagai organisasi dan yayasan sosial lainnya, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Sekretaris Umum Lembaga Kemaslahatan Keluarga.

Selain itu, manajemen juga memilih Fauzi Ichsan sebagai Komisaris Independen. Fauzi Ichsan merupakan praktisi ekonomi dan keuangan. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia (LPS), Managing Director Standard Chartered Bank, Penasihat Ekonomi Senior untuk Duta Besar Inggris, dan menempati posisi manajerial di Citibank.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini, Bapak Fauzi menduduki beberapa posisi jabatan selaku Dewan Komisaris di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Manulife Asset Management Indonesia dan PT AKR Tbk," ujar manajemen UNVR lagi.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris Unilever Indonesia sebagai berikut:

Hemant Bakshi sebagai Presiden Komisaris;

Alexander Rusli sebagai Komisaris Independen;

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.