Soal TKA China, Menteri Bahlil: Investasi Makin Besar Peluang Pekerjaan Juga Makin Besar

Kompas.com - 28/05/2021, 19:00 WIB
 TKA yang bekerja di-PT BAI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. ANTARA/Nikolas Panama TKA yang bekerja di-PT BAI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menanggapi terkait banyaknya tenaga kerja asing (TKA) asal China yang masuk ke Indonesia yang diklaim mampu mendatangkan investasi.

Menurut dia, justru peluang investasi yang semakin besar akan menciptakan banyak lapangan kerja.

"Mengenai berapa jumlah TKA yang masuk, Menaker yang jawab. Tapi yang saya bisa jawab, begitu investasi makin besar peluang pekerjaan makin besar tinggal dilihat dari jenis usahanya apa, jenis investasi apa, apakah padat teknologi atau padat karya," katanya dalam halal bihalal virtual bersama awak media, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Menaker Sebut TKA di RI dalam Rangka Investasi

Ia pun menambahkan, investasi China ke Indonesia hingga kini lebih mengarah ke sektor energi pertambangan, salah satunya pembangunan smelter.

Di Indonesia, ada dua perusahaan smelter yang mempekerjakan TKA China yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel yang berlokasi di Sulawesi Tenggara.

"Yang saya pahami proses pembangunan investasi China ke indonesia lebih banyak ke pembangunan industri smelter di komoditas tambang dan ini punya multiplier effect," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebutkan, jumlah penggunaan TKA terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2019, terdapat 95.168 TKA yang bekerja di Indonesia dan turun menjadi 93.374 pada 2020. Hingga Mei 2021, tercatat ada 92.058 TKA.

Ia mengungkapkan keberadaan TKA di Indonesia saat ini sebagian besar dalam rangka investasi penanaman modal asing. Tujuannya untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja serta percepatan pembangunan infrastruktur nasional

Sejak Januari hingga 18 Mei 2021, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menerbitkan izin kerja kepada 15.750 tenaga kerja asing.

Baca juga: Sejak Januari 2021, Kemenaker Terbitkan Izin Kerja 15.750 TKA

 

Bila dirinci berdasarkan jenis usaha yang diterbitkan, untuk jenis usaha jasa terdapat 8.443 data TKA yang diterbitkan, industri sebesar 7.113 orang, serta maritim dan pertanian sebesar 204 orang.

Sementara, bila dilihat dari level jabatan, level profesional sebanyak 8.482 orang, advisor/consultant 4,144 orang, manager sebesar 2.490 orang, direksi 595 orang dan komisaris sebanyak 49 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.