[TREN SOSBUD KOMPASIANA] Rendah Hati Adakah Batasannya? | Kejengkelan atas Pembajakan Buku | Budaya Khatam Al Quran

Kompas.com - 02/06/2021, 15:33 WIB
RENDAH HATI: KUNCI SUKSES MENGHADAPI PERUBAHAN Growth CenterRENDAH HATI: KUNCI SUKSES MENGHADAPI PERUBAHAN

2. Mencoba Memahami Kejengkelan Penulis pada Pembajakan Buku

Kompasianer Langit Muda melihat pembajakan buku ini hanyalah semacam gunung es permasalahan perbukuan.

Maka, Kompasianer Langit Muda menyarankan untuk minimkan pajak buku, dan hal-hal lainnya yang membebani dunia perbukuan. Sehingga orang tidak tergila-gila membeli buku saat ada bazar buku saja.

Apalagi kasus pembajakan buku ini kerap kali dijumpai lewat marketplace online, semestinya kita bisa makin waspada dengan mencermati harga, penjelasan, dan review di suatu lapak.

"Mending beli buku bekas tapi ori. Saya sendiri sudah berkali-kali membeli buku bekas tapi ori. Toh buat dibaca sendiri," tulis Kompasianer Langit Muda. (Baca selengkapnya)

3. Uniknya Syukuran Khatam Quran di Maluku Utara

Ada yang menarik ketika dilangsungkannya proses khatam Al Quran. Setiap daerah memiliki keunikannta, seperti di Maluku Utara yang diceritakan oleh Kompasianer Fauji Yamin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses khatam Al Quran di Maluku Utara, tepatnya Desa Mateketen, Kabupaten Halmahera Selatan, maka pada hari itu warga tidak melakukan aktivitas berat seperti berkebun.

Mereka akan menyiapakan makanan yang disebut ayami, lauk pauk. Setiap rumah diwajibkan menyiapkan ayami untuk disajikan bagi para pria yang melakukan pengajian di masjid.

Ayami ini tidak sembarang disajikan, ada pola atau pemberitahuan dari Badan Sara; Badan Tamil Masjid.

"Jika badan Sara menginfokan bahwa ayami tahun ini adalah Jaha atau ketupat berbentuk panjang, maka semua masyarakat harus menyajikan Jaha," tulis Kompasianer Fauji Yamin. (Baca selengkapnya)

***

Simak konten menarik lainnya di Kompasiana lewat subkategori Sosbud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Pengusaha Franchise Menghadapi 2022

Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Pengusaha Franchise Menghadapi 2022

Whats New
Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan 'Angin Segar'

Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan "Angin Segar"

Whats New
Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Whats New
Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Rilis
'Tax Amnesty Jilid II' Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

"Tax Amnesty Jilid II" Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Whats New
Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Whats New
Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Whats New
Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Rilis
Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Whats New
Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Whats New
Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Whats New
Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Whats New
Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Whats New
PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.