[POPULER MONEY] Lawless Keluarkan Gofar Hilman | Tudingan UAS soal Dana Haji

Kompas.com - 10/06/2021, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ramai di Twitter, penyiar radio Gofar Hilman melakukan pelecehan seksual. Terkait dengan itu, brand Lawless memilih menghentikan kontrak kerjasama dengan Gofar.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (9/6/2021). Sementara itu berita lain yang juga masuk terpopuler adalah soal tudingan Ustaz Abdul Somad yang menuding dana haji dipakai untuk membiayai infrastruktur.

Berikut adalah daftar berita terpopuler selengkapnya: 

1. Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Gofar Hilman Dikeluarkan Lawless Jakarta

Manajemen PT Lawless Jakarta Indonesia memutuskan mengeluarkan salah satu pendirinya, yakni Gofar Hilman. Penyiar radio tersebut saat ini tengah dituding tersangkus kasus pelecehan seksual kepada seorang wanita.

"Mulai hari ini kami menyatakan bahwa Gofar Hilman sudah bukan bagian dari Lawless Jakarta," demikian bunyi unggahan akun Instagram resmi Lawless Jakarta, @lawless_jkt yang dikutip Kompas.com pada Rabu (9/6/2021). Selengkapnya bisa dibaca di sini

2.Geger UAS Tuding Dana Haji untuk Infrastruktur, Benarkah?

Sebuah video ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) viral di media sosial. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung soal penggunaan dana haji oleh pemerintah saat ini.

Dengan nada berapi-api, UAS menyebut seharusnya dana haji tak boleh dipakai untuk membiayai proyek infrastruktur maupun bentuk investasi lainnya. Ia bilang, pemerintah baru berhenti mengunakan dana haji untuk membiayai infrastruktur setelah ada teguran umat.

Sehingga, ia memperingatkan para penguasa maupun pejabat negara agar tidak memakai dana haji untuk membangun infrastruktur, lantaran perbuatan itu akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. Wamen BUMN: Sudah Banyak Pesawat Garuda Indonesia yang Di-grounded Lessor

Beberapa waktu belakangan muncul kabar di media sosial terkait perubahan kode panggilan (call sign) pada armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Perubahan ini diungkapkan oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo pada akun Instagram pribadinya @aguspambagio. Call sign di pesawat maskapai pelat merah itu kini berubah dari PK atau Indonesia menjadi VQ atau Bermuda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.