AS Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kompensasi Korban Kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines

Kompas.com - 23/06/2021, 09:50 WIB
Lion Air B737 MAX 8 PK-LQP di pabrik Boeing di Seattle, (13/8/2018). BOEING/Paul C GordonLion Air B737 MAX 8 PK-LQP di pabrik Boeing di Seattle, (13/8/2018).
|

Adapun penyelesaian masalah dengan membayar kompensasi memungkinkan Boeing menghindari tuntutan pidana. Kendati demikian, pembayaran kompensasi tidak berdampak pada proses pengadilan perdata oleh keluarga korban yang saat ini masih berlanjut.

Saat ini, Boeing telah menyelesaikan sebagian besar tuntutan hukum dari kasus Lion Air.

Namun, pabrikan pesawat ini masih menghadapi banyak tuntutan hukum di pengadilan federal Chicago oleh keluarga dari kecelakaan Ethiopian Airlines. Keluarga menanyakan kenapa Boeing 737 Max terus terbang setelah terjadi kecelakaan Lion Air.

Sebagai informasi, akibat kejadian yang menimpa Boeing, pesawat ini sempat tidak boleh terbang selama 20 bulan. Kongres AS bahkan memerintahkan perombakan besar-besaran dalam sertifikasi pesawat baru yang dilakukan FAA.

FAA kemudian mengizinkan Boeing kembali terbang usai melakukan peningkatan perangkat lunak dan perubahan pelatihan.

Pada bulan lalu, Boeing setuju untuk membayar denda senilai 17 juta dollar AS setelah memasang peralatan di lebih dari 700 pesawat Boeing 737 Max dan NG. Sebelumnya, pesawat itu berisi sensor yang tidak disetujui FAA.

Baca juga: Sandiaga Uno: Bali Bakal Jadi Pilot Project Wisata Berbasis Vaksin

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber VOA News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.