Dana Haji di CIMB Niaga hingga Mei 2021 Naik 131 Persen

Kompas.com - 24/06/2021, 17:33 WIB
CIMB Niaga Syariah dok CIMB NiagaCIMB Niaga Syariah

JAKARTA, KOMPAS.com - Group Head Syariah Funding and Wealth Management CIMB Niaga Syariah, Lucky Harfiandi mengatakan, posisi dana haji yang ada di CIMB Niaga hingga Mei 2021, diklaim meningkat sebesar 131 persen atau berkisar Rp 5 triliunan.

Kendati sejak tahun 2020 hingga tahun ini, jamaah haji di Indonesia tidak diberangkatkan kembali karena situasi pandemi Covid-19.

Jika dibandingkan tahun 2019 ke tahun 2020, lanjut dia, pendaftar haji di Indonesia menurun sebesar 44 persen sehingga berdampak terhadap pengelolaan dana haji.

Baca juga: Akibat Pandemi, CIMB Niaga Syariah Revisi Target Pertumbuhan Bisnis Jadi 10 Persen Tahun Ini

"Sementara posisi dana yang terkait dengan haji di CIMB Niaga di 2021, pertumbuhan dana hajinya naik 131 persen, bisa Rp 5 triliunan sekarang. Kalau memang kita lihat pendaftaran haji maupun pengelolaan dana haji turun drastis. Bahkan di 2019 ke 2020, nasional enggak cuma CIMB Niaga Syariah turun sebesar 44 persen jumlah pendaftar hajinya," kata Lucky secara virtual, Kamis (24/6/2021).

Melonjaknya penempatan dana haji di CIMB Niaga, menurut dia, tak lain kepercayaan nasabah memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan sekaligus pembagian dana bagi hasil dari seluruh bank yang ada di dalam negeri.

"Karena kita terpilih sebagai bank penempatan porsi haji lewat bank kita. Sebagai bank mitra investasi, bank pengelolaan nilai manfaat dari dana-dana bagi hasil bank-bank lain juga dikumpulkan ke bank kita. Kemudian, bank likuiditas juga disimpan ke kita. Alhasil, seluruh dana hajinya CIMB Niaga di tahun ini sampai di posisi Mei itu ada kenaikan 131 persen dari posisi akhir tahun 2020," ujar Lucky.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, CIMB Niaga Syariah memperoleh laba sebesar Rp 459 miliar pada periode yang berakhir 31 Maret 2021, atau naik 42,5 persen secara year on year (yoy).

Baca juga: Cara Beli Produk Asuransi lewat Aplikasi OCTO Mobile CIMB Niaga

Selain laba, aset CIMB Niaga Syariah juga meningkat menjadi Rp 45,4 triliun per akhir Maret 2021, tumbuh 7,2 persen.

Perolehan tersebut membuat CIMB Niaga Syariah dapat mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia dari sisi aset.

Selain itu, share of book (porsi aset terhadap induk) juga terus meningkat, menunjukkan bahwa CIMB Niaga Syariah sangat serius dalam mengembangkan perbankan syariah.

Adapun kualitas aset dapat terjaga dengan baik, tercermin dari rasio non-performing financing (NPF) yang hanya sebesar 0,9 persen.

Nilai aset yang dibukukan CIMB Niaga Syariah ditopang oleh penyaluran pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) masing-masing sebesar Rp 32,4 triliun dan Rp 29,6 triliun.

Baca juga: Cara Investasi Reksa Dana lewat Aplikasi Perbankan CIMB Niaga OCTO Mobile

Adapun rasio current account savings account (CASA) tercatat sebesar 50,2 persen pada kuartal pertama 2021, naik 11,8 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X