Kompas.com - 25/06/2021, 12:31 WIB
Menteri Perencana Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso (kanan) melantik Margo Yuwono (kiri) sebagai Kepala BPS pada Jumat (25/6/2021). Tangkapan layar Youtube BPS StatisticsMenteri Perencana Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso (kanan) melantik Margo Yuwono (kiri) sebagai Kepala BPS pada Jumat (25/6/2021).

Pada momentum pelantikan itu, sekaligus dilakukan pemberhentikan Suhariyanto dari posisinya sebagai Kepala BPS sejak menjabat pada 15 September 2016 lalu.

Suharso menyampaikan apresiasi kepada Suhariyanto selama menjalankan tugasnya sebagai pimpinan BPS.

"Saya sampaikan terima kasih atas nama pemerintah kepada Pak Suhariyanto selaku Kepala BPS periode sebelumnya, dan apresiasi atas royalitas, dedikasi, kerja cerdas dan keras selama mempimpin dan mengembangkan BPS sehingga meraih beberapa capaian sampai saat ini," ungkap Suharso.

Baca juga: BPS: Upah Buruh Tani hingga Asisten Rumah Tangga Alami Kenaikan

Sebagai informasi, mengutip laman resmi BPS, sebelum diangkat menjadi Kepala BPS, Margo menjabat sebagai Sekretaris Utama BPS sejak 26 Agustus 2020.

Ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Statistik Sosial pada tahun 2018.

Alumni Akademi Ilmu Statistik (AIS) tahun 1986 ini, pernah pula menjabat sebagai Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah di tahun 2016 serta sebagai Direktur Analisis dan Pengembangan Statistik di tahun 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.