[POPULER MONEY] Investigasi BPKP Soal PNS Fiktif Terima Gaji | Kiprah Bisnis Ardi Bakrie

Kompas.com - 09/07/2021, 07:53 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan ada 97.000 P egawai Negeri Sipil (PNS) fiktif atau siluman yang masih digaji negara.

Data tersebut terungkap ketika BKN melakukan pemutakhiran data pada 2014 lalu. Namun, tidak diketahui identitas maupun keberadaan orang yang tercatat dalam data tersebut.

Badan Pengawasan Keuangaan dan Pembangunan (BPKP) pun melakukan investigasi atas temuan ini. Apa hasilnya?

Baca juga: Banyak Pelamar CPNS dan PPPK Bingung dengan Kualifikasi Pendidikan, Ini Jawaban BKN

Informasi tersebut memuncaki deretan berita populer Money hari ini, Jumat (9/7/2021).

Berikut Kompas.com rangkum lima berita terpopuler yang sayang Anda lewatkan.

1. Soal Dugaan 97.000 PNS Fiktif Terima Gaji, Ini Hasil Investigasi BPKP

Di tengah kondisi keuangan yang serba sulit di masa pandemi Covid-19, muncul kabar temuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) fiktif atau siluman yang tetap digaji negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data tersebut terungkap ketika Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pemutakhiran data pada 2014 lalu. Namun tidak jelas keberadaan orang yang tercatat dalam data tersebut.

Jumlah PNS fiktif tersebut juga tak main-main, yakni mencapai 97.000 pegawai ASN. Selain gaji, PNS 'siluman' ini juga diketahui menerima uang pensiun dalam rentan waktu tahun 2002 hingga 2014.

Baca selengkapnya di sini

2. Indonesia Turun Kelas Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Bawah, Ini Kata Kemenkeu

Bank Dunia (World Bank) menurunkan kelas Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) dari sebelumnya negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.