Menko Airlangga: India Kirim Oksigen, Komitmen Bersama Hadapi Covid-19

Kompas.com - 22/07/2021, 00:01 WIB
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, secara virtual, Senin (21/06/2021) Dok SetkabKetua KPCPEN Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, secara virtual, Senin (21/06/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - India yang sebelumnya pernah mendapat bantuan tabung oksigen dari Indonesia, kini membalas bantuan tersebut dengan mengirimkan oksigen konsentrat dan oksigen liquid.

Menko Perekonomian yang juga Ketua KPC PEN, Airlangga Hartarto, menyatakan berterima kasih pada Pemerintah India atas kiriman bantuan tersebut.

"Friend in need is the friend indeed, teman yang ada saat dibutuhkan adalah teman sebenarnya," ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021).

Ketika India dilanda krisis tabung oksigen untuk menghadapi lonjakan kasus Covid 19 gelombang kedua. Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan bantuan medis berupa 3.400 unit tabung oksigen ke India. Bantuan tersebut dilepas oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Bantuan Rp 1,2 Juta buat Pedagang Kaki Lima hingga Warteg

“Kita menjadi kawan di kala senang dan susah. Ini juga sebagai pengingat dalam menghadapi pandemi kita harus menguatkan solidaritas dan bergandengan tangan agar pandemi bisa lebih mudah dihadapi dan segera diakhiri,” kata Airlangga saat melepas pengiriman bantuan untuk India bulan Mei lalu.

Airlangga mengatakan selama ini India juga telah banyak membantu Indonesia dalam memenuhi suplai vaksin Astra Zeneca yang diproduksi di negara tersebut melalui fasilitas multilateral COVAX.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baru-baru ini, India telah mengirimkan kapal Angkatan Laut miliknya (INS) ke Indonesia. Kapal INS tersebut memuat 300 konsentrator oksigen dan 100 metrik ton oksigen liquid untuk Indonesia.

Bantuan tersebut adalah kali pertamanya India mengirimkan bantuan medis ke luar negeri setelah mulai pulih dari gelombang kedua Covid-19 yang terjadi pada April hingga Mei lalu.

Baca juga: Bertemu Rhoma Irama, Apa yang Dibahas Sandiaga Uno?

Diketahui, kapal tersebut telah berangkat pada 16 Juli, namun mengalami keterlambatan.

Kendati demikian, Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar mengungkapkan bahwa kapal tersebut akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.