BI Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,5 hingga 4,3 Persen

Kompas.com - 22/07/2021, 15:34 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2021.

Ini selaras dengan merebaknya virus corona varian delta di Indonesia.

Bank sentral memutuskan untuk memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi rentang 3,5 persen hingga 4,3 persen, dari sebelumnya 4,1 persen hingga 5,1 persen.

"BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 menjadi 3,5 sampai 4,3 persen," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia 2021 Jadi 7,2 Persen

Perry menjelaskan, pada kuartal II-2021, tren pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat.

Ini terefleksikan dengan meningkatnya sejumlah indikator, seperti penjualan eceran dan PMI Manufaktur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, merebaknya virus corona varian delta disertai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diterapkan pemerintah guna menekan laju penyebaran virus tersebut, akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2021.

"Penurunan pertumbuhan terutama terjadi pada konsusmi rumah tangga karena terbatasnya mobiltas, di tengah peningkatan stimulus belanja fiskal, khususnya bantuan sosial yang dilakukan pemerintah," tuturnya.

Akan tetapi, ekonomi kuartal IV-2021 diproyeksi akan tumbuh lebih cepat.

Baca juga: Bertemu ADB, Pemerintah Optimistis Ekonomi Tetap Tumbuh 4,5 Persen

Hal ini didorong oleh perbaikan mobilitas, yang juga sejalan dengan akselerasi program vaksinasi, penurunan kasus harian Covid-19, serta berlanjutnya stimulus fiskal dan moneter, serta peningkatan kinerja ekspor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X