Erick Thohir: Kita Harus Berjuang Bersama, Jangan Saling Menyalahkan

Kompas.com - 24/07/2021, 15:15 WIB
Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 KOMPAS.com/SUCI RAHAYUErick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta rakyat Indonesia terus menyemangati perjuangan para duta olahraga nasional yang tengah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam ajang olahraga bertaraf internasional yang berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021 itu Indonesia mengirimkan 28 atlet.

"Selain mendoakan dan memberikan dukungan moral agar tradisi medali Olimpiade tetap tertahan, saya meminta agar rakyat Indonesia juga harus memasang bendera Merah Putih," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Erick Thohir ke Atlet Indonesia: Kibarkan Merah Putih di Olimpiade Tokyo

Pria yang juga menjabat sebagai anggota International Olympic Comittee itu menjelaskan, simbol bendera kebangsaan Indonesia itu penting dalam konteks terkini, yaitu saat menghadapi pandemi Covid-19.

"Kita harus berjuang bersama. Jangan bendera putih yang berarti menyerah dan membuat kita terpecah belah dan saling salah menyalahkan. Kita harus bersatu, bergotong royong sehingga Merah Putih terus berkibar," kata dia.

Sebagai informasi, 28 atlet kebanggaan Tanah Air itu akan bertanding di delapan cabang olahraga pada Olimpiade Tokyo 2020.

Delapan cabang olahraga itu meliputi, bulu tangkis, atletik, panahan, menembak, dayung, selancar, angkat besi, dan renang.

Peluang untuk meraih medali, termasuk medali emas terdapat di cabang bulutangkis dan angkat besi. Cabang angkat besi akan memulai pertandingan pada Sabtu ini di di Tokyo International Forum, Jepang.

Indonesia melalui lifter putri, Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg. berhasil meraih medali perunggu, yang menjadi medali pertama di Olimpiade kali ini.

Baca juga: Setelah Luhut, Kini Erick Thohir Minta Maaf Terkait Penanganan Covid-19

Meskipun di kelas tersebut terdapat para lifter tangguh seperti Hou Zhihui dari China, Saikhom Mirabai Chanu (India), dan Jourdan Delacruz (AS), Windy tetap mampu kibarkan Merah Putih.

"Tradisi medali Olimpoiade di cabang angkat besi tak pernah putus sejak Olimpiade Sydney 2000. Hal itu tercapai melalui pembinaan dan regenerasi yang terjaga. Mari kita doakan tradisi ini tetap bertahan di Olimpiade Tokyo karena Indonesia memiliki kualitas lifter-lifter yang mendunia," ujarnya.

Mantan bos Inter Milan itu menambahkan, dia memahami persiapan atlet Indonesia menuju Olimpiade Tokyo lebih berat, termasuk bertanding di tengah situasi pandemi.

Namun, Erick Thohir berharap para atlet nasional tetap fokus, jaga kesehatan, dan mampu menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang punya prestasi tinggi di pentas olahraga dunia, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Erick Thohir Minta Tambahan PMN 2021 Rp 33,9 Triliun, Ini Rinciannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.