Kompas.com - 31/07/2021, 23:01 WIB
Ilustrasi CV, portofolio adalah, apa itu portofolio, arti portofolio. SHUTTERSTOCKIlustrasi CV, portofolio adalah, apa itu portofolio, arti portofolio.

JAKARTA, KOMPAS.com - Portofolio adalah hal yang sangat penting dalam pengembangan karier seseorang. Semakin bagus portofolio adalah semakin bagus pula jam terbang profesional yang dimiliki. Lalu apa itu portofolio?

Secara umum, arti portofolio adalah kumpulan hasil karya atau pencapaian yang mempresentasikan pengembangan diri. Karya atau pencapaian tersebut bisa berupa hasil dari kerja individu maupun kelompok, bahkan pencapaian perusahaan.

Bentuk portofolio sangat beragam, bisa berbentuk foto, video, catatan prestasi, piagam penghargaan, pengalaman profesional, dan sebagainya. Dalam kaitannya dengan CV, portofolio juga lazim disertakan di dalamnya.

Sebagai contoh, apabila seseorang pernah bekerja sebagai desainer grafis, maka isi dari portofolio adalah bisa berupa hasil karya desain grafis yang sudah pernah dihasilkan.

Baca juga: Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Seringkali banyak yang beranggapan bahwa CV dan portofolio adalah dua hal yang sama. CV memuat informasi data pribadi, sementara portofolio adalah memuat hasil karya atau pencapaian yang sudah dibuat.

Dikutip dari Vapulus, portofolio adalah berisi kumpulan materi seperti keterampilan, kualifikasi, pendidikan, pelatiham, karya, dan pengalaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara CV berupa gambaran tertulus tentang pengalaman seseorang dan kualifikasi diri untuk sebuah kesempatan kerja.

Di era digital seperti sekarang ini, banyak profesional sengaja membuat portofolio sendiri yang terpisah dengan CV. Portofolio dibuat dengan menarik dan informatif.

Baca juga: Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik dan Menarik

Beberapa portofolio juga bisa didokumentasikan lewat beberapa situs. Portofolio adalah hal penting bagi sejumlah pekerjaan, terutama bidang pekerjaan yang menyangkut keahlian dan pengalaman tertentu.

Dengan melihat dari portofolio yang pernah dikerjakan seseorang, maka perekrut bisa menilai secara langsung apakah seorang ini berkompeten atau tidak.

Membuat portofolio juga terbilang mudah. Namun bukan berarti dibuat dengan sembarangan. Pembuatan portofolio harus sistematis.

Beberapa hal yang umum dalam pembuatan portofolio adalah daftar isi, melampirkan data diri, keahlian, serta yang paling penting adalah menyertakan hasil karyamu. Untuk nilai tambah, portofolio juga bisa dilampirkan testimoni pihak yang pernah bekerja sama.

Berikut ini beberapa poin yang lazim disertakan dalam portofolio:

  • Paragraf pernyataan 
  • Filosofi kerja
  • Data diri
  • Tujuan karier profesional jangka panjang
  • Daftar bidang keahlian
  • Contoh karya dan pencapaian

Baca juga: 5 Situs Web Template CV Lamaran Kerja Gratis yang Bisa Kamu Edit

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.