Larang Cantrang, KKP Bakal Kasih Bantuan ke Nelayan Kecil Untuk Ganti Alat Tangkap

Kompas.com - 10/08/2021, 16:30 WIB
Kapal-kapal yang akan diatur alat penangkapan ikan dan jalur penangkapan ikan sesuai aturan baru yang berlaku. Dok. KKPKapal-kapal yang akan diatur alat penangkapan ikan dan jalur penangkapan ikan sesuai aturan baru yang berlaku.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal memberi bantuan alat tangkap pengganti cantrang untuk nelayan kecil dengan ukuran kapal di bawah 5 GT.

Bantuan ini menyusul aturan baru kementerian yang melarang cantrang dan menggantinya dengan jaring tarik berkantung.

"Untuk kapal-kapal kecil nelayan tradisional di bawah 5 GT (gross ton) akan diupayakan bantuan alat tangkap. Tapi untuk kapal-kapal berukuran di atas itu, maka mereka wajib mengganti sendiri," kata Juru Bicara Menteri KP Wahyu Muryadi kepada Kompas.com, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Sah, Menteri Trenggono Larang Penggunaan Cantrang Dkk

Aturan baru tentang pelarangan cantrang termuat dalam Peraturan Menteri KP Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di WPP-NRI dan Laut Lepas serta Penataan Andon Penangkapan Ikan.

Aturan tersebut merupakan aturan turunan dari PP 27 Tahun 2021 yang merupakan amanat UU Nomor 11 Tahun 2020 alias UU Cipta Kerja.

"Maka semua alat tangkap cantrang harus diganti dengan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan, dalam hal ini jaring tarik berkantung, dengan spesifikasi khusus yang sangat berbeda dengan cantrang yang merusak biota laut dan menjaring ikan-ikan kecil," ucap Wahyu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanya aturan baru tersebut juga menandakan penggantian cantrang ke alat tangkap yang lebih ramah lingkungan bersifat wajib.

Wahyu belum menjelaskan kapan batas waktu penggantian alat tangkap, meski dia mengakui akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: KKP Resmi Larang Cantrang, Diganti Jadi Jaring Tarik Berkantong

"(Intinya) Menteri KP (Sakti Wahyu Trenggono) menegaskan mereka harus segara berganti alat langkap dan berhenti memakai cantrang. Kalau tidak, maka KKP yang akan menghentikan," pungkas dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini mengatakan, alat tangkap jaring tarik berkantong berbeda dengan cantrang. Jaring tarik berkantong tidak bisa ditarik ketika kapal bergerak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.