Sandiaga Uno: Ekonomi Kreatif Indonesia Masuk 3 Besar di Dunia

Kompas.com - 12/08/2021, 15:43 WIB
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam acara Wisuda XX UMN yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 10 Juli 2021. DOK. UMNSandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam acara Wisuda XX UMN yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 10 Juli 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebutkan sektor ekonomi kreatif Indonesia berkontribusi di tiga besar penyumbang produk domestik bruto (PDB).

Adapun penyumbang terbesarnya termasuk dari subsektor utama, yakni kuliner, fashion, dan kria.

Ekonomi kreatif masuk peringkat 3 besar dunia dari segi persentasenya terhadap PDB. Kita sekarang ada di posisi 3, setelah AS dengan Hollywood, Korea Selatan dengan K-Pop,” kata Sandiaga secara virtual, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Ekonomi Kreatif Bisa Menjadi Berkontribusi Lebih Besar ke Perolehan Pajak

Sandiaga mengatakan, Adapun kontribusi ekonomi kreatif dalam PDB Indonesia adalah sebesar Rp 1.300 triliun.

Ia mengungkapkan, saat ini ada banyak pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, maka dari itu bantuan dan pendampingan penting dilakukan.

“Kita bisa memberikan faislitasi agar para UMKM ini bukan hanya bisa bertahan tapi juga mampu menangkap peluang menjadi pemenang. Dengan inovasi, adaptasi dan kolaborasi, kita menawarkan beberapa program utama seperti pelatihan, bukan hanya berjualan online, tapi juga menciptakan konten kreatif untuk memajukan usaha,” jelas dia.

Untuk membangkitkan kembali ekonomi kreatif, Sandiaga mendorong penggunaan internet sebagai salah satu teknik marketing untuk mengembangkan potensi usaha.

Selain itu, juga diperlukan pelatihan desain kemasan, dan bantuan-bantuan untuk memulihkan usaha, utamanya yang terdampak pandemi.

Baca juga: Ini 2 Subsektor Ekonomi Kreatif yang Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19

“Penggunaan internet dan terknik fotografi yang menarik bisa meningkatkan nilai tambah barang, diikuti dengan packaging yang memumpuni. Lalu, ada juga program seperti bedah desain, kemasan kuliner, dan bedah gerai kuliner. Selain itu, ada juga program inkubasi ekonomi kreatif, tprogram transformasi digital, dan pengembangan kapasitas,” jelas Sandiaga.

Memperingati hari UMKM Nasional, ia berharap sektor UMKM dan ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung kebangkitan Indonesia sebagai lokomotif melalui sinergi antar pihak.

Di sisi lain, ia juta tidak mengesampingkan peran perempuan sebagai game changer di masa pandemi Covid-19 ini, yang turut mendorong sektor ekonomi kraeatif untuk bangkit.

“Dengan sinergi kita bersama, kita yakin akan bangkit membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Selain itu, kita lihat saat ini perempuan mendominasi dari komposisi pekerja ekonomi kreatif. Perempuanlah yang menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi kreatif, dan kami mendukung inklusifitas perempuan untuk terus berkarya dan produktif,” tegas Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.