Strategi Bertahan Garuda Indonesia, Garap Kargo dan Masuk Bisnis Fesyen

Kompas.com - 13/08/2021, 20:29 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berdiri di dekat pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. AFP/ADEK BERRYDirektur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berdiri di dekat pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutar otak untuk membenahi kinerja keuangan perusahaan akibat pandemi Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, Garuda Indonesia fokus pada bisnis kargo, karena menjanjikan dan dapat menopang keberlangsungan perseroan. Selain itu, perseroan juga masuk ke fesyen.

"Kita akan sangat fokus ke kargo dan prospeknya sangat baik. Kita terus-menerus menyaksikan peningkatan jumlah kargo ke penerbangan. Alhamdulillah beberapa penerbangan internasional kita baik itu ke Negara China maupun ke tempat-tempat yang lain saat ini cukup banyak diisi kargo dengan jumlah yang sangat fenomenal," ujarnya dalam konfrensi pers virtual, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Ini Alasan Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia

Ia menyebutkan, rata-rata jumlah angkutan kargo internasional bisa mencapai 25 ton tiap penerbangan.

"On average pesawat-pesawat besar kita yang ke luar negeri itu terisi di atas 25 ton kargo setiap kali penerbangan. Kita terus monitor ini dari waktu ke waktu, saya sendiri secara pribadi ingin memastikan bahwa semua rute-rute yang kita terbangkan betul-betul yang profitable," ucapnya.

Bisnis Fesyen

Selain kargo, perseroan juga masuk ke bisnis fesyen. Seperti yang dilakukan Irfan usai RUPS, yang menunjukkan jaket baru Garuda Indonesia serta thumbler edisi spesial Hari Kemerdekaan Indonesia yang akan dipasarkan pada 17 Agustus nanti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jaket bermodel bomber berwarna hitam itu berlogo merah putih bulat. Namun, ia tidak menyebutkan harga jual jaket tersebut.

"Jaket baru Garuda yang akan available tanggal 17 Agustus nanti, kerja sama Garuda dengan Goods Dept. Sebagai bagian dari kolaborasi kita ini yang pertama, teman-teman silakan nanti bisa pesan ini," katanya sembari menawarkan.

Baca juga: Yenny Wahid Akhirnya Mundur sebagai Komisaris Garuda, Ini Alasannya

Lalu, dirinya juga menunjukkan botol minuman atau biasa dikenal dengan thumbler. Botol minuman spesial Garuda Indonesia tersebut berwarna putih secara keseluruhan. Tak lupa, cap logo Garuda berwarna merah putih yang terpampang di tengah botol minuman itu.

Botol minuman ini nantinya akan dipasarkan di platform e-commerce dan diluncurkan saat momen Hari Kemerdekaan RI.

Yang kedua, kita kerja sama dengan termos thumbler, ini juga akan keluar dan akan available di market place. Masih terbatas atau special limited edition dari Garuda Indonesia dan termos dengan segala macam pernak-perniknya ini," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.