Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semester I 2021, Indofood Bukukan Laba Rp 3,92 Triliun

Kompas.com - 25/08/2021, 17:35 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sepanjang semester I-2021  membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 47,29 triliun.

Jumlah tersebut naik 20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 39,38.

Sementara itu laba usaha naik 51 persen menjadi Rp 8,49 triliun dari Rp 5,63 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 17,9 persen dari 14,3 persen.

Baca juga: Kisah Mi Instan Andalan Indofood: Supermi, Indomie, dan Sarimi

 

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 21 persen menjadi Rp3,43 triliun dari Rp2,84 triliun, dan marjin laba bersih meningkat menjadi 7,3 persen dari 7,2 persen.

Dari pencapaian tersebut, laba inti (core profit) perseroan meningkat 37 persen menjadi Rp 3,92 triliun dari Rp 2,87 triliun pada semester I-2020.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim, mengatakan bahwa dalam situasi yang dinamis saat ini, Indofood telah mempertahankan kinerja yang konsisten di semester pertama tahun 2021 ini.

"Kami akan tetap waspada dalam melindungi karyawan kami dan mempertahankan daya saing kami,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Pizza Hut Catat Laba Rp 31,52 Miliar pada Semester I-2021

Sementara itu, anak usaha perseroan PT Indofood CBP Tbk membukukan kenaikan penjualan neto sebesar 22 persen menjadi Rp 28,2 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 23,05 triliun.

Dari perolehan tersebut, laba inti yang dibukukan pada paruh pertama 2021 menjadi Rp 3,95 triliun atau naik 25 persen dari Rp 3,16 triliun pada semester I-2020.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Spend Smart
Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Whats New
Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Whats New
Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Whats New
Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Whats New
Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Whats New
Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Work Smart
Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Whats New
AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

Whats New
[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Whats New
Student Loan era Soeharto, Ijazah Jadi Agunan, Ditahan Bank sampai Utang Lunas

Student Loan era Soeharto, Ijazah Jadi Agunan, Ditahan Bank sampai Utang Lunas

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com