Sandiaga Uno: Saat Ini Bali Belum Dibuka!

Kompas.com - 21/09/2021, 07:04 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin di Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021). Kompas.com/ Imam RosidinMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin di Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan, pariwisata Bali saat ini belum dibuka untuk wisatawan asing.  Pemerintah sendiri hanya membuka dua pintu masuk untuk penerbangan internasinal, yaitu Bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Saat ini Bali belum dibuka, penerbangan internasional di Bali juga masih ditutup. Kedatangan internasional baru dari Manado dan Jakarta. Yang dibuka kembali adalah untuk bisnis, tapi tidak sebaliknya. Seperti misalnya meeting,” kata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Senin (20/9/2021)

Namun demikian, pihaknya terus mengoptimalkan vaksinasi di Bali. Hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Bali sudah mencapai 95,5 persen, dan dosis 2 sudah mencapai 66,3 persen.

Baca juga: Isu Bandara Ngurah Rai Bali Buka Penerbangan Internasional, Ini Kata Kemenhub

Sementara untuk implementasi aplikasi PeduliLindungi sudah dilakukan oleh 503 hotel, 648 restoran, 23 destinasi wisata, dan 14 mall.

“Harapan kita agar Pemerintah Provinsi Bali terus berkordinasi dan membuat SOP penerima wisatawan yang akan kita uji cobakan. Kita juga berharap Rumah Sakit siap dalam penanganan Covid-19, dan juga 35 hotel sebagai fasilitas self quarantine,” jelas dia.

Di sisi lain, pembukaan bioskop pada daerah PPKM level 2 dan 3, juga diharapkan dapat mengimplementasikan aturan yang berlaku secara disiplin. Hal ini penting agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, yang berdampak pada terjadinya pandemic Covid-19 gelombang tiga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini adalah bentuk dari kesiapan kita. Pembukaan bioskop di PPKM level 2 dan 3 tentunya kita persiapkan pembukaannya dan sesuai dengan prinsip kehatian-hatian. Bekali-kali Presiden berpesan, jangan sampai varian baru ini menyebabkan gelombang 3. Pelaku usah harus perhatikan protokol kesehatan dan penerapan end to end CHSE,” tegas dia.

Baca juga: Ini 10 Wilayah di Luar Jawa-Bali yang Masih Terapkan PPKM Level 4

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.