KILAS

Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian

Kompas.com - 20/09/2021, 21:25 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021). DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021).

KOMPAS.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun yang saat ini tengah fokus pada pengembangan di sektor pertanian. Salah satu sektor yang terus digenjot adalah irigasi pertanian.

Seperti diketahui, pembangunan irigasi pertanian akan membantu menyuburkan tanah sektor pertanian di Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Dengan begitu, petani tidak akan kekurangan pasokan air.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, irigasi merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan.

Menurutnya, irigasi pengairan pertanian harus berjalan baik karena pertanian tak boleh terganggu oleh faktor apa pun.

"Keberadaan irigasi pertanian membuat petani tak khawatir meski memasuki musim kemarau. Sebab, irigasi akan memasok air, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Ini Strategi Kementan Antisipasi Musim Hujan yang Diprediksi Tiba Lebih Cepat

Selain penting bagi keberlanjutan sektor pertanian, Ali menilai keberadaan air mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) petani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, keberadaan irigasi juga menjadi faktor penting bagi petani meningkatkan produktivitasnya.

"Ada tiga aspek dari keberadaan irigasi pertanian ini, yaitu produktivitas, peningkatan IP pertanian, dan meningkatnya kesejahteraan petani," ujarnya.

Ali menyebutkan, hal tersebut lantaran irigasi memberikan pasokan air stabil terhadap lahan sawah, sehingga perkembangan budi daya padi petani berjalan dengan baik.

"Irigasi adalah water management. Irigasi berfungsi mengatur air, baik air hujan maupun air tanah. Irigasi tidak hanya dimanfaatkan untuk mengairi lahan di sawah, tetapi juga bisa untuk mendukung aktivitas lainnya," ujar Ali.

Baca juga: Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.