Kompas.com - 27/09/2021, 08:41 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com- Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menyatakan, UMKM Indonesia memiliki peluang yang besar untuk berpartisipasi dalam perdagangan internasional dan Global Value Chain (GVC).

Rosmaya pun membeberkan 4 kunci bagi UMKM yang ingin menembus pasar global.

"Pertama adalah UMKM perlu fokus pada pemenuhan aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produksi, memperhatikan keunggulan produk, dan mempersiapkan produk yang diminati oleh pasar, baik domestik maupun internasional," ujarnya dalam siaran persnya dikutip Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Ini Faktor yang Membuat UMKM Tak Bisa Tumbuh

Kemudian yang kedua disebutkan dia adalah memperkuat kelembagaan dan manajemen usaha.

Ketiga, meningkatkan mindset dan kompetensi digital, dan yang keempat adalah mempelajari prosedur ekspor yang bisa dimulai dengan onboarding pada platform e-commerce maupun bekerjasama dengan aggregator.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI, porsi UMKM RI mencapai 99,9 persen terhadap total jumlah usaha, menyerap 97,05 persen tenaga kerja Indonesia, dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 61persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, dia menegaskan, BI senantiasa mendorong pengembangan New UMKM sebagai kekuatan perekonomian nasional melalui program-program yang dilakukan secara end-to-end, digital, dan berorientasi ekspor.

Sementara itu Plt Dirjen Industri Kreatif Kecil dan Menengah (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan, para IKM perlu meningkatkan daya saingnya untuk dapat menembus pasar global.

Untuk itu kata dia pihaknya dalam hal ini adalah Kementerian Perindustrian telah memiliki beragam program untuk mendorong IKM menembus pasar ekspor, diantaranya melalui program E-Smart IKM, dukungan teknologi melalui program restrukturisasi mesin dan peralatan, pengembangan desain kemasan.

"Selain itu kami juga melakukan pembinaan atau bimbingan teknis untuk mendorong IKM memahami prosedur melakukan ekspor, berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga lainnya, bekerjasama dengan lembaga pembiayaan dan aggregator, serta secara aktif melakukan promosi perdagangan pada pameran-pameran berskala internasional," ungkap dia.

Baca juga: Kemenhub Bantu Ekspor Produk UMKM lewat Indonesian SEA, Apa Itu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.