Cara Menulis Cover Letter atau Surat Lamaran Kerja Beserta Contohnya

Kompas.com - 23/10/2021, 15:10 WIB
Ilustrasi contoh surat lamaran kerja atau contoh surat lamaran pekerjaan freepik.com/vectorjuiceIlustrasi contoh surat lamaran kerja atau contoh surat lamaran pekerjaan
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat pengantar atau cover letter adalah sama halnya dengan surat lamaran kerja.

Cover letter ini dituliskan di badan e-mail ketika Anda mengirimkan surat lamaran kerja.

Surat pengantar atau cover letter ini diperlukan ketika Anda mengirim surat lamaran kerja serta curriculum vitae (CV) dan berisi penjelasan mengenai alasan Anda melamar dan posisi apa yang Anda lamar pada perusahaan yang membuka lowongan kerja.

Cara Menulis Cover Letter

Cover letter adalah sarana Anda melakukan promosi diri kepada perusahaan.

Isi cover letter contohnya adalah penjelasan kualitas dan kualifikasi Anda sebagai pelamar terhadap posisi yang Anda inginkan.

Baca juga: Bagaimana Cara Menulis Subject E-mail Lamaran Kerja?

Bila resume atau CV berisi pengalaman Anda baik pengalaman akademis serta pengalaman kerja, cover letter berisi minat Anda terhadap posisi yang Anda lamar serta apa yang membuat Anda merupakan calon yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Harvard Business Review, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum menulis cover letter lamaran kerja Anda.

Berikut adalah tahapan cara menulis cover letter menurut Harvard Business Review:

  1. Melakukan riset. Hal ini penting untuk mengenal perusahaan serta posisi yang akan Anda lamar. Tentu saja, tanggung jawab atau peran terkait posisi yang akan Anda lamar ada pada deskripsi di lowongan kerja. Namun, Anda bisa melakukan riset lebih lanjut, baik lewat laman resmi perusahaan, profil Twitter atau LinkedIn petinggi perusahaan, atau sumber lain yang saat ini mudah dijangkau lewat online.
  2. Fokus ke tujuan masa depan Anda. Hal ini berbeda dengan resume atau CV Anda yang berisi pengalaman akademis maupun profesional yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Anda perlu menegaskan tujuan Anda, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan dan posisi yang Anda lamar di dalam cover letter atau surat lamaran Anda.
  3. Tidak bertele-tele. Hal ini kerap terjadi dalam penulisan cover letter atau surat lamaran kerja. Ungkapkan alasan Anda melamar pada posisi yang Anda inginkan dan apa yang akan Anda lakukan di cover letter tersebut.
  4. Tekankan pada nilai-nilai diri Anda. Sebisa mungkin Anda membuat cover letter sebagai alat Anda untuk melakukan ajang promosi terhadap diri Anda. Bila Anda melamar posisi sebagai seorang writer atau penulis misalnya, jelaskan mengenai pengalaman Anda bekerja di bidang yang serupa, serta nilai positif apa dari diri Anda yang bisa membuat Anda memberikan kontribusi lebih pada posisi yang Anda lamar.

Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja Untuk Fresh Graduate

Contoh Cover Letter

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 2 contoh cover letter yang bisa Anda tiru:

Contoh Cover Letter 1

Subjek email: (nama Anda) untuk posisi (jabatan)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.