Pengemplang Pajak Bisa Ikut Program Pengungkapan Sukarela, asal...

Kompas.com - 23/11/2021, 14:06 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menyatakan penindakan hukum tidak akan tumpang tindih dengan program pengungkapan sukarela (PPS).

Direktur Penegakkan Hukum Ditjen Pajak Eka Sila Kusna Jaya mengatakan, para wajib pajak yang terkait kasus pidana pajak bisa mengikuti PPS pada tahun depan. Namun wajib pajak tersebut harus menyelesaikan pemeriksaan terlebih dahulu.

"Bagi teman-teman yang ingin mengikuti PPS silakan, yang sedang diperiksa segera diselesaikan dulu pemeriksaannya, sehingga bisa mengikuti kegiatan PPS ini," kata Eka dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Tersangka Kasus Pidana Pajak Ini Rugikan Negara hingga Rp 10,2 Miliar

Eka menuturkan, PPS berbeda dengan program pengampunan pajak (tax amnesty) tahun 2016. Dalam PPS tahun depan, wajib pajak harus menyelesaikan kewajiban pemeriksaan sebelum mengikuti PPS.

Lebih lanjut dia memastikan, proses penegakan hukum akan jalan terus meski program PPS berlangsung.

"Ada skenario 1, skenario 2 (di PPS), bagi mereka yang sudah ikut, bagaimana yang belum ikut, dan bagaimana posisi bagi mereka yang sedang diperiksa. Kalau dulu langsung dihentikan. Kalau sekarang silakan diselesaikan, sehingga bisa mengikuti PPS-nya," pungkas Eka.

Berikut ini dua kebijakan PPS tahun depan.

Kebijakan I

Peserta program pengampunan pajak tahun 2016 untuk orang pribadi dan badan dapat mengungkapkan harta bersih yang belum dilaporkan pada saat program pengampunan pajak, dengan membayar PPh Final sebesar:

a. 11 persen untuk harta di luar negeri yang tidak direpatriasi ke dalam negeri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.