IHSG di Sesi I Merah, Asing Lepas BBRI, MTEL, dan BBNI

Kompas.com - 23/11/2021, 13:07 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Selasa (23/11/2021).

Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.681,43 atau turun 41,95 poin (0,62 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.723,38.

Baca juga: Awali Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah

Sementara itu, terdapat 188 saham yang hijau, 314 saham merah dan 157 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 7,7 triliun dengan volume 15,13 miliar saham.

Hingga tengah hari ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi jual bersih tertinggi sebesar Rp 70,8 miliar. Saham BBRI melemah 1,6 persen di level Rp 4.210 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 53,5 juta saham dengan total transaksi Rp 226,6 miliar.

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) sebesar Rp 69,5 miliar. MTEL selama sesi I perdagangan stagnan di level Rp 765 per saham. MTEL mecatatkan total transaksi Rp 208,7 miliar dengan volume 269,6 juta saham.

Bank Negara Indonesia (BBNI) juga catatkan net sell tertinggi setelah BBRI dan MTEL, senilai Rp 66,9 miliar. BBNI terperosok 2,09 persen di level Rp 7.025 per saham. Adapun volume perdagangan BBNI sebesar 17,4 juta saham dengan total transaksi Rp 122,8 miliar.

Baca juga: Kenapa Saham Mitratel Malah Nyungsep di Hari Pertama IPO? Ini Kata Analis

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dan Astra International (ASII) mencatatkan aksi beli bersih tertinggi pada sesi I masing-masing sebesar Rp 45,3 miliar dan Rp 44,7 miliar. TBIG selama sesi I, melesat 4,2 persen di level Rp 2.970 per saham, sementara ASII stagnan di level Rp 6.200 per saham.

Losers di sesi I, Berkah Beton Sedaya (BEBS) yang terjun 4,8 persen di level Rp 3.330 per saham. Bank Jago (ARTO) terperosok 4,5 persen di level Rp 14.800 per saham, dan Bank Neo Commerce (BBYB) juga terkoreksi 4,1 persen di level Rp 2.060 per saham.

Gainers, TBS Energy Utama (TOBA) yang meroket 15,4 persen di level Rp 1.195 per saham, Barito Pacific (BRPT) juga melesat 6,3 persen di level Rp 1.090 per saham, dan Adaro Energy (ADRO) di level Rp 1.700 per saham atau naik 3,6 persen.

Bursa Asia mayoritas merah di sesi pertama dengan penurunan Strait Times 0,12 persen, dan Hang Seng Hong Kong 1,14 persen. Sementara itu Shanghai Komposit naik 0,33 persen.

Baca juga: Sambut Window Dressing, IHSG Bersiap Bikin Rekor Lagi? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Berdasarkan Bloomberg, rupiah bergerak melemah. Pukul 12.22 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.263 per dollar AS atau turun 14 poin (0,1 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.248 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Whats New
Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Rilis
Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.