Luhut Ingin Ada Pemerataan Perekonomian Pasca-pandemi

Kompas.com - 02/12/2021, 09:00 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyaksikan langsung ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (21/11/2021). Akun Instagram Luhut Binsar PandjaitanMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyaksikan langsung ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (21/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan berharap ada pemerataan pembangunan pariwisata dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

Salah satu sektor yang diharapkan bisa memulihkan ekonomi Indonesia pasca-pandemi adalah pariwisata.

"Kita harus mampu mewujudkan pariwisata yang berkualitas dengan mengedepankan kepentingan bersama. Kita harus bekerja sama-sama, terlebih masih ada beberapa isu yang memerlukan perhatian pemerintah guna tercapainya pemerataan pembangunan pariwisata dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19," ujar Luhut, dalam rakornas Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno: WSBK Mandalika Ciptakan "Multiplier Effect" Pariwisata di Lombok

Beberapa isu yang dimaksud, mencakup penyelesaian lahan, terpusatnya lokasi wisata yang dikunjungi mancanegara, serta pengelolaan lokasi wisata di Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Luhut menjelaskan, bila DPSP berhasil diwujudkan akan berpengaruh besar bagi Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, percepatan pembangunan dan pemerataan perekonomian perlu memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan atau dengan kata lain dilakukan berlandaskan prinsip eco-tourism.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir dalam Rakornas mengatakan, instruksi Presiden RI Joko Widodo agar DPSP diberikan dukungan secara penuh dan kini sudah dilakukan berbagai macam pembangunan.

"Sektor pariwisata pun membutuhkan dukungan transportasi dan kemudahan akses, yang mana saat ini masih kami upayakan," ungkap Budi Karya Sumadi.

Hal senada disampaikan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno secara virtual. Sandiaga menjelaskan, pemerintah ingin memberikan kemudahan dan kenyamanan saat wisatawan berkunjung.

Baca juga: Pemulihan Pariwisata Didominasi Turis Lokal, Industri Perhotelan Maksimalkan Potensi Bisnis ini

Hal ini mencakup beberapa aspek, seperti pengembangan destinasi, pemberdayaan masyarakat dan SDM, pengembangan industri dan investasi, pengembangan promosi, product development dan event, serta pengembangan ekonomi kreatif.

"Oleh sebab itu, kita perlu meningkatkan kualitas destinasi pariwisata menggunakan konsep kerja sama pentahelix, yang mencakup bidang akademik, media, pemerintahan, komunitas, dan bisnis," ujar Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.