Ini 7 Provinsi yang Penduduknya Bertambah Paling Banyak dalam 10 Tahun

Kompas.com - 04/12/2021, 14:14 WIB

Meski tertinggi, angka laju pertumbuhan penduduk ini turun dibandingkan periode 2000-2010 yakni sebesar 5,39 persen. Jumlah penduduk Papua saat ini tercatat adalah sebanyak 4,30 juta jiwa, sementara di tahun 2010 penduduknya adalah masih sebanyak 2,83 juta jiwa.

2. Papua Barat

Tetangga, Papua, yakni Papua Barat ada di urutan kedua sebagai daerah dengan laju pertumbuhan penduduk paling tinggi yakni sebesar 3,94 persen sepanjang 2010-2020, naik dibandingkan periode 2000-2010 yakni 3,71 persen.

BPS mencatat, jumlah penduduk Papua Barat adalah 1,13 juta penduduk atau naik signifikan dibandingkan pada tahun 2010 yakni 760,4 ribu jiwa.

Baca juga: Dalam 10 Tahun, Jumlah Penduduk Indonesia Bertambah 32,5 Juta Jiwa

3. Kalimantan Utara

Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Kalimantan Utara atau Kaltara menempati posisi ketiga sebagai daerah dengan laju pertumbuhan penduduk paling besar.

Kalimantan Utara mencatatkan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2,86 persen. Jumlah penduduk di Kaltara pada Sensus 2020 adalah sebanyak 701,8 ribu jiwa.

4. Kalimantan Timur

Provinsi terkaya di Borneo, yakni Kalimantan Timur menempati peringkat keempat dengan laju penambahan penduduk paling tinggi yakni sebesar 2,13 persen.

Jumlah penduduk Kalimantan Timur menurut catatan BPS tahun 2020 adalah sebanyak 3,76 juta jiwa, naik dibandingkan pada tahun 2010 sebanyak 3,55 juta jiwa. 

Baca juga: Generasi Z dan Milenial Dominasi Jumlah Penduduk Indonesia

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Presiden WEF, Pemerintah RI Bahas Pencabutan Larangan Ekspor CPO hingga IKN

Bertemu Presiden WEF, Pemerintah RI Bahas Pencabutan Larangan Ekspor CPO hingga IKN

Whats New
Kemenkeu: Penambahan Dana Subsidi dan Kompensasi Energi Dituangkan dalam Keppres

Kemenkeu: Penambahan Dana Subsidi dan Kompensasi Energi Dituangkan dalam Keppres

Whats New
[POPULER MONEY] Kenapa Indonesia Impor BBM dari Singapura | Empat Bulan Berturut-turut APBN Surplus

[POPULER MONEY] Kenapa Indonesia Impor BBM dari Singapura | Empat Bulan Berturut-turut APBN Surplus

Whats New
Menko Airlangga Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Picu Harga Mi Instan Naik

Menko Airlangga Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Picu Harga Mi Instan Naik

Whats New
Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Spend Smart
Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Spend Smart
Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.