Darmawan Prasodjo, Eks Timses Jokowi, Kader PDIP, Kini Jadi Dirut PLN

Kompas.com - 06/12/2021, 14:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran direksi PT PLN (Persero). Erick mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN untuk menggantikan Zulkifli Zaini yang dicopot setelah sudah dua tahun menjabat posisi tersebut.

Hal itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN 2021. Surat Keputusan RUPS pun disampaikan langsung oleh Erick di Kantor Pusat PLN di Jakarta dan berlaku sejak 6 Desember 2021.

Sosok Darmawan Prasodjo sendiri sebenarnya wajah baru di PLN. Ia sebelumnya merupakan wakil direktur utama saat Zulkifli masih menjabat.

Dikutip dari laman resmi PLN, Darmo lahir di Magelang pada 19 Oktober 1970. Darmawan meraih gelar Bachelor of Computer Science dari Texas A&M University pada tahun 1994, Master of Computer Science dari Texas A&M University pada tahun 2000.

Baca juga: Daftar 9 Pentolan NU yang Jadi Komisaris BUMN

Ia lalu menyelesaikan gelar Doktor Ekonomi Terapan, Ekonomi Sumber daya alam di Texas A&M University kolaborasi dengan Duke University tahun 2011. Sempat berkarier di luar negeri, ia kemudian pulang ke Indonesia. 

Beberapa profesi sempat dilakoninaya di Indonesia. Ia sempat mengepalai Center for Green Economy dan Kepala Jurusan di Prodi Green Economy di Surya University tahun 2012-2013. Jabatan lainnya, yakni Presiden Komisaris Amesti Energi Nusantara tahun 2013 – 2014.

Darmawan Prasdjo juga sempat berkiprah di partai politik. Ia menjadi kader PDIP dan mendaftar sebagai calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah pada pemilu legislatif tahun 2014. 

Dapil V meliputi wilayah karesidenan Solo yang meliputi wilayah Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali. Namun, Darmawan Prasodjo gagal lolos ke DPR karena kalah suara, salah satunya dari Puan Maharani. 

Baca juga: Pentolan GP Anshor Ditunjuk Jadi Komisaris BUMN Kimia Farma

Masuk ke lingkaran PDIP, ia kemudian menjadi tim pendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-JK. Tugasnya adalah menjadi tim ahli pasangan Jokowi-JK yang bertugas memberikan masukan saat debat capres-cawapres pada Pilpres 2014.

Sebagai penasihat pasangan Jokowi-JK di sektor ekonomi dan energi, namanya beberapa kali wara-wiri di berbagai pemberitaan media massa nasional 

Ia juga pernah masuk sebagai pejabat di lingkaran Istana. Darmawan Prasodjo pernah menjabat sebagai Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Kantor Staf Presiden tahun 2015-2019. 

Ia diangkat oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang ketika itu menjadi Kepala KSP.

Baca juga: Deretan Pensiunan Jenderal Polisi yang Jadi Komisaris BUMN

Pesan Erick Thohir

Erick mengatakan, Zulkifli yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PLN sejak Desember 2019, dinilai telah memimpin perusahaan yang melayani kebutuhan hidup seluruh rakyat Indonesia ini dengan hati dan keikhlasan.

“Amanah dalam mengelola PLN untuk bertahan dan tetap melayani, serta meringankan beban masyarakat miskin dan tidak mampu saat pandemi Covid-19 mengisyaratkan beliau memahami komitmen yang diemban,” kata Erick seperti dikutip dalam keterangan resminya, Senin (6/12/2021).

Ia menekankan, dalam mengelola perusahaan terutama BUMN, seorang pemimpin memang harus menyandarkan tanggung jawab yang diemban dengan hati dan keikhlasan. Sebab, bagaimana pun juga, jabatan yang diemban adalah sebuah amanah.

Baca juga: Berikut Daftar 19 Relawan Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN

"Amanah untuk memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada negara dan memiliki dampak sosial seluas-luasnya berupa peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Terhadap Darmawan, Erick berpesan untuk bisa melanjutkan dan meningkatkan upaya transformasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Menurutnya, tantangan transformasi PLN ke depan tidak hanya terbatas pada perbaikan finansial PLN, tetapi juga menghadapi zaman yang mengarah pada energi lebih hijau, digitalisasi, servis kepada masyarakat.

“Transisi energi yang dilakukan PLN perlu dilakukan terobosan sehingga tidak membebani negara dan masyarakat,” katanya.

Baca juga: Demi Konten, Dalih Erick Thohir Tunjuk Abdee Slank Jadi Komisaris BUMN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.