Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Lewat Gerakan Akselerasi Generasi Digital, Telkom Berupaya Kembangkan Masyarakat Digital

Kompas.com - 23/12/2021, 14:00 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya menciptakan lingkungan digital, membangun masyarakat digital, dan mengakselerasi ekonomi digital.

Salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Akselerasi Generasi Digital. Gerakan yang digencarkan Telkom ini bertujuan untuk membangun dan mengembangkan masyarakat digital.

Gerakan #AkselerasiGenerasiDigital merupakan gerakan kolaboratif dalam membangun talenta, inovasi, perusahaan rintisan, dan soon to be Unicorn (soonicorn) yang menguatkan dan mengakselerasi kemajuan ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

Gerakan #AkselerasiGenerasiDigital telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta Convention Center, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Jadilah Generasi Digital yang Bebas Berekspresi dan Bertanggung Jawab dengan Jejak Digital

Akselerasi generasi digital akan dilakukan dengan tiga cara. Pertama, mempersiapkan telenta digital melalui program micro credential dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang berisi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Kedua, mempersiapkan para generasi muda masa depan dengan pembekalan digital yang komprehensif dengan melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk kegiatan training dan mentoring melalui program Indonesia Digital Tribe (IDT).

Ketiga, menyiapkan pendanaan bagi para startup anak bangsa melalui Merah Putih Fund inisiasi dari Kementerian BUMN.

Mengutip laman resmi Sekretariat Presiden, Jokowi menegaskan bahwa Indonesia harus mempersiapkan strategi untuk dapat mengejar negara-negara lain, salah satunya dengan menciptakan talenta digital.

Baca juga: Gandeng Manggarai Barat, Kemenkominfo Targetkan 20.000 Warga NTT Jadi Talenta Digital

Oleh karena itu, orang nomor satu di Indonesia itu meminta seluruh perusahaan besar mendukung generasi muda untuk mengembangkan kompetensinya dalam dunia digital.

Menanggapi permintaan tersebut, Telkom telah menciptakan IDT bersama Kementerian BUMN, Narasi, Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

IDT merupakan program  entrepreneurship untuk generasi muda Indonesia. Program ini bertujuan menyiapkan talenta digital muda Indonesia yang siap berkontribusi dan berkarya menjadi digital-ready talent atau digital entrepreneur, demi mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Tiga program yang dijalankan Telkom

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom telah memiliki tiga program khusus untuk mendukung terwujudnya kedaulatan digital Indonesia.

Pertama, kata dia, adalah ITDRI sebagai wujud nyata dari komitmen Telkom untuk mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera, mandiri dan berdaya saing. Hal ini dilakukan melalui riset, inovasi, dan pembelajaran secara integrasi dengan memanfaatkan teknologi terkini.

“ITDRI telah berkontribusi dalam mencetak talenta digital unggulan berstandar internasional. Semoga ke depannya dapat menjadi pusat learning, innovation, and research melalui digital platform dan akan menghasilkan jutaan talenta digital di seluruh Indonesia," imbuh Ririek seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (23/12/2021).

Ia mengatakan, dukungan dari talenta muda digital akan memperkuat ekonomi digital Indonesia di waktu mendatang.

Baca juga: Sumpah Pemuda dan Upaya Melahirkan Talenta Digital Unggul lewat SIC 2021

Halaman:


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com