Syarat dan Cara Membuat KTP Elektronik

Kompas.com - 25/12/2021, 21:13 WIB
Penulis Isna Rifka
|

KOMPAS.com - Sebentar lagi berumur 17 tahun atau bahkan sudah berumur 17 dan ingin bikin Kartu Tanda Penduduk atau KTP? Simak tulisan cara membuat KTP ini untuk mengetahui syarat membuat KTP.

Cara bikin KTP sangat dibutuhkan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap yang berumur 17 tahun. Pasalnya, KTP merupakan identitas resmi yang diakui oleh negara sebagai bukti kependudukan di Indonesia.

Syarat membuat KTP diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini bentuk KTP di Indonesia sudah berupa KTP Elektronik yang dilengkapi chip yang memuat data identitas pemilik KTP.

Dengan diberlakukannya syarat buat KTP Elektronik ini maka penduduk tidak bisa memiliki KTP lebih dari satu atau pemalsuan KTP. Program cara membuat KTP Elektronik ini telah dimulai sejak 2009.

Baca juga: Cara Daftar EFIN Online untuk Wajib Pajak Badan dan Pribadi

Pasalnya, cara membuat KTP ini diperlukan untuk pembuatan berbagai dokumen penting seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), paspor, pengajuan kredit atau pinjaman, syarat bekerja, pembuatan rekening bank atau uang elektronik, dan lain sebagainya.

Syarat membuat KTP

Mengutip situs resmi indonesia.go.id, untuk cara bikin KTP ini, masyarakat harus mempersiapkan syarat membuat KTP dan memperpanjang KTP sebagai berikut:

  • Berusia 17 tahun.
  • Surat pengantar dari pihak Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Surat keterangan pindah dari kota asal, jika bukan asli warga setempat.
  • Surat keterangan pindah dari luar negeri dan surat ini harus diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah.
  • Datang langsung ke kantor Keluruhan untuk melakukan sesi foto KTP dan perekaman sidik jari.

Jika syarat membuat KTP dan dokumen cara membuat KTP sudah dipenuhi dan dipersiapkan, mari lihat tata cara membuat KTP di kelurahan di bawah ini.

Baca juga: Tutorial Daftar EFIN Online via Email dan Website

Warga Suku Baduy menunjukkan cara membuat KTP Elektronik miliknya saat hendak mengikuti vaksinasi COVID-19 di Ciboleger, Lebak, Banten, Senin (27/9/2021). Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Lebak dan Institut Kewarganegaraan Indonesia melakukan pelayanan jemput bola administrasi kependudukan untuk menyasar sekitar 2.000 warga Suku Baduy yang belum memiliki kartu identitas resmi.ANTARA FOTO/MUHAMMAD BAGUS KHOIR Warga Suku Baduy menunjukkan cara membuat KTP Elektronik miliknya saat hendak mengikuti vaksinasi COVID-19 di Ciboleger, Lebak, Banten, Senin (27/9/2021). Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Lebak dan Institut Kewarganegaraan Indonesia melakukan pelayanan jemput bola administrasi kependudukan untuk menyasar sekitar 2.000 warga Suku Baduy yang belum memiliki kartu identitas resmi.

Cara membuat KTP Elektronik

Pada dasarnya, setiap masyarakat yang datang untuk cara bikin KTP atau dokumen lainnya akan mendapatkan arahan dari petugas Kelurahan. Namun tidak ada salahnya untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk cara membuat KTP.

1. Fotokopi dokumen yang dibutuhkan

Setelah mendapatkan semua syarat buat KTP yang dibutuhkan, maka dokumen syarat membuat KTP harus difotokopi. Pihak kelurahan hanya membutuhkan selembar salinan untuk tiap dokumen, namun sebaiknya melebihkan dua atau tiga lembar fotokopian tiap dokumen.

2. Datang ke Kelurahan

Jika ingin cara membuat KTP, harus datang sendiri ke Kelurahan dan tidak bisa diwakilkan.  Sebab, pihak Kelurahan akan merekam identitas pribadi secara elektronik untuk cara membuat KTP.

Urutannya, masyarakat akan mengambil nomor antrian di Kelurahan untuk menunggu dilayani. Biasanya, pihak Kelurahan membuka layanannya pada jam 08:00 sampai jam 15:00.

Baca juga: 7 Daerah yang Harga Berasnya Paling Mahal

ilustrasi syarat membuat KTPKompas.com/Retia Kartika Dewi ilustrasi syarat membuat KTP

3. Penyerahan dokumen

Setelah giliran antrian tiba, salinan dokumen syarat membuat KTP diserahkan ke petugas Kelurahan. 

Pada tahap ini petugas akan mengambil salinan dokumen syarat membuat KTP dan mengecek dokumen aslinya juga. Jadi jangan lupa untuk membawa dokumen syarat buat KTP yang asli ya.

4. Foto dan sidik jari

Setelah penyerahan dokumen, cara membuat KTP Elektronik selanjutnya yakni akan dipanggil untuk sesi foto dan pengambilan sidik jari sebagai syarat buat KTP.

Jika sudah selesai, akan diberikan surat pengantar untuk ditunjukkan saat mengambil KTP Elektronik nanti. Surat ini juga bisa menjadi pengganti kartu identitas sementara selama menunggu pengambilan KTP Elektronik.

Baca juga: Berapa Rata-rata Gaji Pekerja Tidak Sekolah dan Tidak Tamat SD di RI?

Sebagai informasi, semua proses cara membuat KTP elektronik di kantor Kelurahan hanya butuh waktu 30 menit sampai satu jam, tergantung panjangnya antrian.

Sementara untuk pengambilan KTP Elektronik bisa dilakukan dalam 14 hari kemudian.

Namun pada kenyataannya memang banyak yang belum menerima cara bikin KTP, padahal proses pembuatan sudah dilakukan berbulan-bulan sebelumnya.

Jika kendala cara membuat KTP tersebut terjadi, maka masyarakat bisa mengkonfirmasi lewat WhatsApp di nomor pengaduan 081326912479.

Demikian cara nenbuat KTP dan syarat membuat KTP dengan mudah. Semoga dapat membantu memahami cara bikin KTP dan mempersiapkan syarat buat KTP.

Baca juga: 10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Diminta Perlu Mewaspadai Peningkatan Inflasi

Pemerintah Diminta Perlu Mewaspadai Peningkatan Inflasi

Whats New
Pekan Depan, Kemendag Kirim 1.000-3.000 Ton Minyakita ke Papua dan Maluku

Pekan Depan, Kemendag Kirim 1.000-3.000 Ton Minyakita ke Papua dan Maluku

Whats New
Pantau Bapok di Pasar Raya Padang, Mendag Zulhas: Stok Melimpah, Harga Cenderung Turun

Pantau Bapok di Pasar Raya Padang, Mendag Zulhas: Stok Melimpah, Harga Cenderung Turun

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

Work Smart
Luhut Sebut Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Luhut Sebut Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Whats New
Ekspansi EBT, Grup Astra Melalui UNTR Tambah Kepemilikian Saham ARKO

Ekspansi EBT, Grup Astra Melalui UNTR Tambah Kepemilikian Saham ARKO

Whats New
Lion Air Group: Penerbangan Wings Air dengan Pesawat ATR Merugi, tapi Tetap Beroperasi

Lion Air Group: Penerbangan Wings Air dengan Pesawat ATR Merugi, tapi Tetap Beroperasi

Whats New
Pembangkit Ekonomi (Masih) Bertenaga Batubara

Pembangkit Ekonomi (Masih) Bertenaga Batubara

Whats New
Sambut HUT RI, Pegadaian Bebaskan Bunga Pinjaman Selama 45 Hari

Sambut HUT RI, Pegadaian Bebaskan Bunga Pinjaman Selama 45 Hari

Whats New
Kondisi Ekonomi 2023 Diprediksi Lebih Sulit, Mampukah Indonesia Bertahan?

Kondisi Ekonomi 2023 Diprediksi Lebih Sulit, Mampukah Indonesia Bertahan?

Whats New
Sambut Tanggal Cantik 8.8, Simak Restoran yang Tebar Diskon Spesial

Sambut Tanggal Cantik 8.8, Simak Restoran yang Tebar Diskon Spesial

Whats New
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan dengan Mudah Tanpa Harus Keluar Rumah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan dengan Mudah Tanpa Harus Keluar Rumah

Spend Smart
Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Whats New
Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Whats New
Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.