Kompas.com - 20/01/2022, 21:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa revitalisasi Pasar Legi Surakarta, Jawa Tengah, telah rampung.

Hal tersebut ia sampaikan saat meresmikan Pasar Legi Surakarta, Jawa Tengah, bersama dengan Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming, Kamis (20/1/2022).

"Pasar Legi ini adalah pasar ke 15 yang telah diresmikan. Program revitalisasi akan terus dilanjutkan agar tercipta kondisi pasar yang higienis, aman, dan nyaman untuk berbelanja," kata dia melalui siaran persnya.

Baca juga: Cara Buka Rekening Mandiri Online lewat Aplikasi Livin by Mandiri

Revitalisasi Pasar Legi Surakarta dilakukan karena sempat terbakar dua kali pada 2018 dan 2020. Revitalisasi pasar ini dilaksanakan pada tahun 2020-2021 dengan anggaran Rp114,7 miliar.

Konstruksi pasar dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan Urban (Persero) dan PT Yodya Karya (Persero) Wilayah 1 sebagai manajemen konstruksi, dengan lingkup pekerjaan renovasi secara menyeluruh.

Revitalisasi salah satu pasar terbesar di Surakarta ini menggunakan konsep Green Building dan bersertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) Tingkat Pratama, dengan luas lahan 21.900 meter persegi dan luas bangunan 31.000 meter persegi.

Fasilitas umum yang tersedia di antaranya area parkir, masjid, kantor pengelola, Ruang Paguyuban (SPTI dan Ikapagi), ruang kesehatan, ruang laktasi, serta shelter angkutan umum.

Baca juga: Transaksi Digital Banking Diperkirakan Capai Rp 49.733 Triliun pada 2022

Bangunan Pasar Legi Surakarta terdiri dari 4 Zona yaitu Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok D yang masing-masing memiliki gedung 3 lantai. Terdiri dari lantai semi rubanah, lantai dasar, serta lantai atap. Sedangkan penataan di dalam area pasar mencakup 337 unit kios, 1.932 unit los, dan 250 unit plataran.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian PUPR atas selesainya revitalisasi. Gibran berharap dukungan pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dapat terus dilanjutkan sebagai upaya mengembalikan daya tarik pasar tradisional.

"Semoga dengan peresmian Pasar Legi dapat memberikan dampak percepatan pertumbuhan ekonomi di Solo Raya. Dan semoga keberadaan Pasar Legi dengan wajah yang baru ini dapat menjadi kebanggaan kita bersama," ujar Gibran.

Baca juga: Kemenperin Dorong Pabrik Gula Terintegrasi dengan Penanaman Tebu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.