BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen Pegawai Tidak Tetap, Simak Syarat dan Aturannya

Kompas.com - 26/04/2022, 13:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - BPJS Kesehatan membuka rekrutmen untuk status Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Mengutip dari akun Instagram resmi BPJS Kesehatan (@bpjskesehatan_ri), pendaftaran telah dibuka mulai 24 April dan akan berakhir 27 April besok.

"Sekarang ini, BPJS Kesehatan sedang membuka rekrutmen Pegawai Tidak Tetap (PTT), loh. Untuk kalian yang sedang mencari pekerjaan, yuk segera mendaftar! Kalian bisa lihat syarat dan ketentuan serta informasi penting lainnya di infografis berikut yaa," tulis admin BPJS Kesehatan dalam postingannya, dikutip Selasa (26/4/2022).

Baca juga: Update 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

Untuk yang berminat bisa menelusuri laman resmi rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id.

BPJS Kesehatan memastikan proses rekrutmen PPT tidak dikenai biaya apapun alias gratis.

"Pendaftaran melalui rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id. Segala proses rekrutmen ini tidak memungut biaya apapun, jadi kalian berhati-hati yaa terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan," sambung admin dalam keterangan unggahan di IG tersebut.

Persyaratan

Adapun syarat yang dibutuhkan sebelum melamar untuk Pegawai Tidak Tetap BPJS Kesehatan yaitu:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Belum menikah saat mendaftar.
3. Pendidikan D3/D4/S1 segala jurusan.
4. IPK minimal 2,75 skala 4.
5. Usia maksimal 25 tahun per 31 Desember 2022.

Setelah mengetahui syaratnya, pelamar diharuskan mengunggah swafoto atau selfie di Feed Instagram dengan menunjukkan aplikasi Mobile JKN di ponsel. Kemudian, pelamar menulis keterangan di Feed IG bertema "Bersama BPJS Kesehatan Mengabdi untuk Negeri".

Selanjutnya keterangan juga diakhiri tagar #MengabdiBersamaBPJSKesehatan dan wajib melakukan tag plus follow akun resmi @bpjskesehatan_ri. Setelah mengetahui syarat dan kebijakannya, kini ketahui dulu wilayah kerja dan jumlah PTT BPJS Kesehatan yang dibutuhkan.

Wilayah Kerja dan PTT Dibutuhkan
a. Kantor Pusat BPJS Kesehatan 18 orang;
b. Kedeputian Wilayah 1 Sumatera Utara dan Aceh 11 orang;
c. Kedeputian Wilayah 2 Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi 3 orang;
d. Kedeputian Wilayah 3 Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Bengkulu 3 orang;
e. Kedeputian Wilayah 4 Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi 24 orang;
f. Kedeputian Wilayah 5 Jawa Barat 12 orang;
g. Kedeputian Wilayah 6 Jawa Tengah dan DI Yogyakarta 17 orang;
h. Kedeputian Wilayah 7 Jawa Timur 14 orang;
i. Kedeputian Wilayah 8 Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara 3 orang;
j. Kedeputian Wilayah 9 Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulwesi Tenggara dan Maluku 4 orang;
k. Kedeputian Wilayah 10 Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara 14 orang;
l. Kedeputian Wilayah 11 Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur 4 orang;
m. Kedeputian Wilayah 12 Papua dan Papua Barat 14 orang;
n. Kedeputian Wilayah 13 Banten, Kalimantan Barat, dan Lampung 9 orang.

Baca juga: Pengumuman, BRI Buka Lowongan Kerja Lewat Program BFLP Hingga 29 April 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Blokir Kartu ATM BRI lewat HP Tanpa ke Bank

Cara Blokir Kartu ATM BRI lewat HP Tanpa ke Bank

Earn Smart
Ini Usul DPR dan Pengamat agar Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Optimal

Ini Usul DPR dan Pengamat agar Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Optimal

Whats New
Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Whats New
Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Rilis
Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Whats New
Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Whats New
Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Whats New
Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

Whats New
Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Whats New
Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Whats New
Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Whats New
Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Rilis
Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Whats New
Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.