KILAS

Youtap Dukung UMKM Kelola Bisnis On The Go lewat Youtap Pos

Kompas.com - 23/06/2022, 15:37 WIB

KOMPAS.com – Youtap terus berinovasi dan menghadirkan solusi digital all-in-one untuk membantu meningkatkan pengelolaan usaha dan pembayaran digital di semua lapisan pelaku usaha, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga enterprise besar.

Layanan-layanan itu dikemas dengan mudah dalam Aplikasi Youtap POS yang bisa digunakan di semua tipe perangkat, dari tablet (Android dan iPad) maupun handphone/smartphone (Android dan iOS). 

Selain fitur lengkap untuk kasir digital, pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), pengelolaan inventori dan portal laporan, Youtap POS juga memiliki fitur Pesan dari Hape (PHP) yang membuat mitra Youtap bisa melebarkan layanan dan pasarnya dengan berjualan online.

Pelanggan dari mitra usaha Youtap bisa dengan mudah memesan dan membayar melalui e-menu untuk dine-in, pick-up dan delivery.  

Fitur delivery dilengkapi dengan pilihan logistik terintegrasi, seperti kurir instan, SiCepat, bahkan sistem untuk kurir toko (atau kurir sendiri dari mitra) yang bisa menjadi pendapatan tambahan bagi mitra usaha Youtap.

Baca juga: Pengguna QRIS Melejit, Youtap Jadi POS Nomor Satu Paling Diminati UMKM untuk Terima Pembayaran Nontunai

Bahkan, fitur untuk pemesanan ini juga bisa dilakukan lewat layanan Pesan Mandiri yang perangkatnya bisa disediakan Youtap. 

Pengguna Youtap POS juga bisa memesan berbagai stok kebutuhan melalui layanan Belanja Stok dengan harga yang murah dan gratis ongkos kirim (ongkir).

Berbagai layanan tersebut semakin melengkapi layanan Youtap POS yang bisa menjawab kebutuhan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Youtap juga sudah menjadi brand nomor satu paling diminati berdasarkan hasil riset independen.

Pentingnya Youtap POS

Data internal Youtap menyebutkan, pandemi Covid-19 menyebabkan 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan. Masalah utama yang dihadapi adalah sepinya pembeli hingga kesulitan mendapatkan stok barang.

Memasuki masa pemulihan pandemi, kondisi UMKM belum sepenuhnya membaik. Namun, ada potensi besar dengan hadirnya berbagai teknologi yang membantu UMKM berkembang.

Baca juga: Dukung Transformasi Digitalisasi Pasar dan UMKM, Youtap Luncurkan Program Ini

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.