Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Youtap Luncurkan 2 Fitur Baru untuk Berbelanja, Ini Manfaatnya

Kompas.com - 27/10/2021, 15:59 WIB
Elsa Catriana,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Youtap meluncurkan dua fitur terbarunya, yaitu Belanja Stok dan Pesan dari Hape atau yang disingkat dengan PHP.

Kedua fitur ini melengkapi rangkaian solusi digital yang memang dirancang untuk membuka peluang usaha dan memacu para pelaku usaha untuk dapat bangkit serta semakin berkembang di masa pemulihan perekonomian seperti sekarang.

CEO Youtap Indonesia Herman Suharto mengatakan, inovasi ini diluncurkan sebagai bukti bahwa Youtap tetap akan memfokuskan layanannya di sisi pelaku usaha dan terus membangun ekosistem digital yang memberdayakan berbagai peluang usaha.

Baca juga: Youtap Luncurkan Dua Layanan Baru Dorong Digitalisasi UMKM, Apa Itu ?

"Kami terus bergerak mendorong adopsi digital untuk pelaku usaha Indonesia dengan secara konsisten melakukan edukasi dan menghadirkan inovasi terbaru. Saat ini kami meluncurkan dua inovasi terbaru, yaitu Belanja Stok dan Pesan dari Hape (PHP) yang memberikan banyak peluang usaha dan sangat relevan dengan kondisi pasar saat ini," ujar Herman dalam peluncuran fitur secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Dia menjelaskan, melalui fitur ini, pelaku usaha bisa dengan mudah berbelanja dari berbagai supplier untuk usahanya dengan harga grosir yang kompetitif serta berjualan secara online melalui e-menu sehingga pelanggan bisa dengan mudah melakukan Pesan dari Hape di manapun dan kapanpun.

Layanan ini juga semakin lengkap lantaran Youtap telah bermitra dengan banyak mitra strategis seperti Bank Mandiri,LinkAja, Shopeepay, OVO, CIMB Niaga, BNI, BRI, Kredivo, Koinworks, Telkomsel, JAPFA, Dima dan Borong.

Melalui layanan Belanja Stok, Youtap tidak hanya menawarkan kemudahan membeli stok dari mitra supplier dengan harga menarik, tetapi juga menghubungkan dan membuka peluang baru antara satu pelaku usaha ke pelaku usaha lainnya.

Baca juga: Hingga September 2021, Realisasi Investasi Baru 73,3 Persen dari Target

Sedangkan fitur Pesan dari Hape (PHP) dapat dimanfaatkan oleh teman usaha Youtap untuk menawarkan cara mudah memesan dan membayar bagi pelanggan-nya di manapun kapanpun melalu e-menu yang terintegrasi dengan Tablet Usaha dan Portal Usaha Youtap.

"Mitra pelaku usaha bisa menggunakan layanan PHP ini untuk menu dine-in, take-away, pick-up dan delivery," jelas Herman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Whats New
Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Whats New
Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Whats New
Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Whats New
Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Whats New
Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com