Ini Cara Mengajukan KPR untuk Pekerja Infomal yang Tak Miliki Slip Gaji

Kompas.com - 29/06/2022, 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki rumah idaman tentu saja menjadi keinginan setiap orang, tak terkecuali bagi pekerja lepas atau pekerja sektor informal. Untuk merealisasikan hal tersebut, kredit pemilikan rumah (KPR) masih menjadi salah satu pilihan favorit banyak orang.

Namun sayangnya, sejumlah kendala kerap kali menghambat proses pengajuan KPR yang dilakukan pekerja sektor informal. Ini tidak lepas dari status pekerjaan itu sendiri.

Sebagian besar pekerja sektor informal tidak memiliki penghasilan yang tetap. Selain itu, mereka juga tidak memiliki ikatan atau kontrak pada suatu perusahaan dalam jangka tertentu atau menetap, sehingga mereka biasanya tidak memiliki slip gaji.

Baca juga: Minat Beli Rumah? Simak Daftar Suku Bunga Dasar KPR Bank 2022

Kendati demikian, bukan berarti tidak ada peluang untuk memiliki rumah dengan cara mengajukan KPR untuk pekerja informal.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN menjadi salah satu bank yang menyediakan fasilitas KPR bagi debitur yang bekerja di sektor informal dan tidak memiliki slip gaji. Bank pelat merah ini memfasilitasi KPR subsidi dan non subsidi untuk debitur dari sektor informal.

Corporate Secretary BTN Ari Kurniaman mengatakan, untuk KPR subsidi, debitur sektor informal dapat menggunakan fasilitas Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Ini merupakan program bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang telah mempunyai tabungan.

"Di mana MBR akan memperoleh bantuan uang muka rumah subsidi sampai dengan Rp 40 juta," kata dia, kepada Kompas.com, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Simak Syarat dan Cara Pengajuan KPR BTN 2022 untuk Beli Rumah Subsidi

Sementara untuk KPR non subsidi, Ari menjelaskan, peerja sektor informal dimungkinkan dan diklasifikasikan dalam segmen non fixed income. Untuk dapat diklasifikasikan sebagai segmen tersebut, terdapat sejumlah persyaratan yang perlu dipenuhi debitur.

"Terutama dalam pembuktian penghasilan debitur tersebut," ujar dia.

Lebih lanjut Ia bilang, ke depan informasi digital diharapkan dapat menjadi pengganti slip gaji bagi pekerja sektor informal yang akan menjadi debitur perseroan. Bank dengan kode emiten BBTN ini tengah menjajaki kerja sama dengan provider digital di bidang penyediaan data tersebut.

Untuk mempermudah proses pengajuan KPR segmen non fixed income, Ari mendorong pekerja sektor informal untuk memiliki perencanaan keuangan sederhana dan menabung di lembaga keuangan yang memiliki catatan digital baik. Sehingga, bank mampu melakukan penghitungan keuangan calon debitur.

"Dengan transaksi basis digital, maka akan membantu membangun rekam jejak keuangan yang baik," ucap dia.

Begitulah cara mengajukan KRP untuk pekerja informal yang tak memiliki slip gaji.

Baca juga: Syarat dan Cara Mengajukan KPR FLPP untuk Beli Rumah Subsidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.