Kompas.com - 30/06/2022, 18:16 WIB

KOMPAS.com - Subholding Gas Pertamina berkomitmen segera merealisasikan potensi trading gas bumi dan liquefied natural gas (LNG) di pasar internasional. Salah satu caranya, dengan menjalin kerja sama antara PT PGN Tbk dengan Gunvor Singapore Pte. Ltd (Gunvor).

Pada kerja sama ini, PGN dan Gunvor akan menjalankan jual beli LNG di pasar Internasional dan memperluas kerja sama bisnis lainnya.

Kedua pihak telah memasuki proses Master Sales and Purchase Agreement (MSPA) and Confirmation Notice (CN) untuk suplai LNG. Dengan demikian, suplai LNG dari PGN akan melengkapi portofolio LNG milik Gunvor selaku perusahaan trading independen terbesar.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Pertamina untuk memonetisasi portofolio LNG dan perusahaan kami memiliki potensi yang cukup besar untuk kolaborasi bisnis lainnya. Kami sangat menantikan untuk membuka peluang bisnis tersebut,” ujar CEO Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk M. Haryo Yunianto, melalui keterangannya, Kamis (30/6/ 2022).

Lebih lanjut, Pertamina sebagai Holding Migas akan mendukung suplai LNG dari portofilio Pertamina untuk bisnis PGN ke pasar internasional.

Baca juga: Gandeng Prism Energy, PGN Subholding Gas Pertamina Masuki Pasar LNG Internasional

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan sangat antusias dengan kolaborasi ini, dimana Gunvor adalah salah satu perusahaan trading terbesar di dunia.

Sinergi dengan Gunvor membuka kesempatan dan mengembangkan pasar LNG, serta menambah wilayah pasar yang sudah terlebih dahulu dijangkau oleh Pertamina.

“Berpartner dengan Gunvor memungkinkan kami untuk masuk ke pasar baru, dimana sebelumnya akses kami cukup terbatas. Kolaborasi ini unik dan memiliki potensi menjadi suatu solusi dalam penyediaan energi di regional maupun negara-negara lainnya,” ujar Heru.

Baca juga: Percepat Proses Transisi Energi, Ini 5 Inisiatif Bisnis PGN LNG Indonesia

“Kami senang untuk memasuki transaksi LNG pertama kami dengan PGN dan akan memperkuat kerja sama yang telah terjalin dengan Pertamina Group," ujar Co-Head of LNG Trading for Gunvor, Ksenia Alleyne.

"Kami berharap kerja sama ke depan dengan PGN dapat membentuk penyediaan LNG yang kompetitif dan handal di pasar global. Kerja sama ini akan membuka lembaran baru bagi perusahaan kita dan memungkinkan kerjasama yang lebih luas di seluruh dunia.” 

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Gas Bumi, Apa Bedanya LPG, LNG, dan CNG?

Portofolio bisnis PGN sangat dominan di Indonesia, namun untuk memasuki pasar internasional, PGN membutuhkan mitra strategis mempecepat penetrasi dan komersialisasi bisnis.

PGN dan Pertamina Group terus mengoptimalkan peran agar pengembangan bisnis PGN di sektor LNG Trading International dapat berkembang secara masif.

 

Sebagai informasi, Gunvor adalah salah satu perusahaan trading terbesar di dunia dalam menciptakan solusi logistik memindahkan bahan bakar atau energi secara aman dan efisien dari sumber serta penyimpanannya ke tempat yang paling membutuhkan.

Gunvor juga memiliki investasi strategis pada infrastruktur industri kilang, pipa, penyimpanan, dan terminal yang melengkapi bisnis inti dan menghasilkan nilai yang berkelanjutan bagi pelanggan di seluruh rantai pasokan global.

Pada tahun 2021, Gunvor mencetak pendapatan sebesar 135 miliar dollar AS dari 240 Juta MT volume komoditas energi yaitu merupakan pedagang liquefied natural gas (LNG) independent terkemuka di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Nataru,  Mulai dari Cabai, Telur hingga Beras

Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Nataru, Mulai dari Cabai, Telur hingga Beras

Whats New
Liburan Akhir Tahun tapi Dana Enggak Cukup? Simak Penawaran dari Bank Ini

Liburan Akhir Tahun tapi Dana Enggak Cukup? Simak Penawaran dari Bank Ini

Whats New
Akuisisi ASDP ke Penyeberangan Swasta Dinilai Positif untuk Perkuat Layanan

Akuisisi ASDP ke Penyeberangan Swasta Dinilai Positif untuk Perkuat Layanan

Whats New
Simak Nilai Ambang Batas Seleksi PPPK Nakes yang Bakal Lolos

Simak Nilai Ambang Batas Seleksi PPPK Nakes yang Bakal Lolos

Whats New
Ini Tiga Cara Kembalikan Kredibilitas Asuransi di Mata Masyarakat

Ini Tiga Cara Kembalikan Kredibilitas Asuransi di Mata Masyarakat

Whats New
Superindo Gandeng UGM dan Global Food Partners (GFP) Tingkatkan Ketersediaan Telur Bebas Kandang Sekat

Superindo Gandeng UGM dan Global Food Partners (GFP) Tingkatkan Ketersediaan Telur Bebas Kandang Sekat

Whats New
Sri Mulyani Pastikan Anggaran IKN Tak Berubah Meski UU IKN Direvisi

Sri Mulyani Pastikan Anggaran IKN Tak Berubah Meski UU IKN Direvisi

Whats New
Kemenkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal IV-2022 Bisa di Bawah 5 Persen

Kemenkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal IV-2022 Bisa di Bawah 5 Persen

Whats New
GOTO ARB 10 Kali Berturut-turut, Harga Sahamnya Diperdagangkan Rp 93 per Lembar

GOTO ARB 10 Kali Berturut-turut, Harga Sahamnya Diperdagangkan Rp 93 per Lembar

Whats New
Upaya BCA dan BRI Cegah Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Berkedok Penipuan Terulang

Upaya BCA dan BRI Cegah Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Berkedok Penipuan Terulang

Whats New
Masih Merah, IHSG Awal Sesi Tinggalkan Level 6.800

Masih Merah, IHSG Awal Sesi Tinggalkan Level 6.800

Whats New
Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik hingga 2024, Ini Rincian Tarifnya

Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik hingga 2024, Ini Rincian Tarifnya

Earn Smart
Fintech Lending Modalku Catat Produk Pinjaman Khusus Karyawan Tumbuh 600 Persen

Fintech Lending Modalku Catat Produk Pinjaman Khusus Karyawan Tumbuh 600 Persen

Whats New
Sri Mulyani Beberkan Nasib Aset Negara Rp 1.464 Triliun saat Ibu Kota Pindah ke IKN

Sri Mulyani Beberkan Nasib Aset Negara Rp 1.464 Triliun saat Ibu Kota Pindah ke IKN

Whats New
Aprindo Proyeksikan Ritel Bisa Tumbuh hingga 20 Persen Selama Nataru 2023

Aprindo Proyeksikan Ritel Bisa Tumbuh hingga 20 Persen Selama Nataru 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.