4 BUMN "Zombi" yang Terus Merugi, Pailit, dan Akhirnya Dibubarkan

Kompas.com - 25/07/2022, 11:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan bersih-bersih bagi perusahaan BUMN “Zombi” atau perusahaan pelat merah yang sudah tidak bisa dikembangkan, memiliki utang, terus merugi, dan berujung bangkrut atau pailit.

Seperti misalnya, PT Istaka Karya yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melaluio putusan nomor 26/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2022/PN Niaga Jkt.Pst Jo. Berdasarkan data PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), di tahun 2021, utang Istaka Karya mencapai Rp 1,08 triliun. Namun, ekuitas perusahaan minus Rp 570 miliar dan total aset perusahaan tercatat Rp 514 miliar.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kondisi keuangan yang tidak menguntungkan dan terus merugi merupakan alasan pembubaran BUMN "Zombi" tersebut. Selain itu, perusahaan BUMN "Zombi" juga dipastikan tidak bisa dikembangkan lagi dan terus merugi.

"(Alasan pembubaran) karena memang perusahaan-perusahaan ini sudah tidak beroperasi lama, dan tentu tidak mungkin sebuah perusahaan yang tidak beroperasi tetapi didiamkan," ujar Erick dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Baca juga: Promo KPR BRI untuk ASN, Anggota TNI-Polri, dan Pegawai BUMN

Berikut 4 perusahaan BUMN "Zombi" yang berujung pailit:

1. PT Istaka Karya (Persero)

Belum lama ini PT Istaka Karya (Persero) dinyatakan pailit oleh pengadilan negeri Jakarta Pusat. Istaka Karya adalah perusahaan BUMN di sektor konstruksi yang beroperasi dari tahun 1979 dengan nama PT Indonesia Consortium of Construction Industries (ICCI).

Pada bulan Mei 2022 lalu, Istaka Karya merupakan satu dari 7 BUMN yang akan dibubarkan oleh Erick Thohir. Namun, sebelum resmi dibubarkan, Istaka Karya lebih dulu dinyatakan pailit pada 15 Juli 2022.

Pada tahun 2021, Istaka Karya memiliki utang Rp 1,08 triliun. Namun ekuitas perusahaan tercatat minus Rp 570 miliar dan total aset sebesar Rp 514 miliar.

2. PT Industri Gelas (Persero)

PT Industri Gelas dibubarkan melalui Keputusan Pemegang Saham pada tanggal 10 Maret 2022 lalu. Iglas merupakan produsen botol kemasan yang berdiri sejak lama. Iglas merupakan produsen botol untuk produk minuman Coca-Cola, namun mengalami penurunan permintaan sejak tahun 2015.

Sepinya order botol kaca membuat perusahaan Iglas berhenti berproduksi. Hal ini diperparah dengan kasus korupsi yang melibatkan mantan Direktur Utama Iglas saat itu, Daniel Sunarya. Hal ini membuat perusahaan tersebut semakin kesulitan dalam finansial. Di tahun 2020, ekuitas Iglas sebesar minus Rp 1,32 triliun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Prafinalisasi Pendataan Tenaga non-ASN 2022 Diumumkan, Ini Link dan Tahapannya

Hasil Prafinalisasi Pendataan Tenaga non-ASN 2022 Diumumkan, Ini Link dan Tahapannya

Whats New
Skema KPBU Proyek IKN Tarik Minat Investor Asing

Skema KPBU Proyek IKN Tarik Minat Investor Asing

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 Resmi Dibuka, Klik www.prakerja.go.id

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 46 Resmi Dibuka, Klik www.prakerja.go.id

Whats New
Pengemudi inDriver Difasilitasi Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pengemudi inDriver Difasilitasi Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
11 Indeks Sektoral Kompak Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

11 Indeks Sektoral Kompak Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

Whats New
OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Capai 9,76 Juta pada September 2022

OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Capai 9,76 Juta pada September 2022

Whats New
Jokowi Dorong Perusahaan Besar Lakukan Bina Lingkungan dan Dampingi UMKM

Jokowi Dorong Perusahaan Besar Lakukan Bina Lingkungan dan Dampingi UMKM

Rilis
Mereka yang Bangkit Melalui PaDi UMKM di Tengah Sulitnya Perekonomian

Mereka yang Bangkit Melalui PaDi UMKM di Tengah Sulitnya Perekonomian

Whats New
Dirut Pupuk Kaltim Beberkan 3 Kunci Kesuksesan Penerapan ESG dalam Operasional Bisnis

Dirut Pupuk Kaltim Beberkan 3 Kunci Kesuksesan Penerapan ESG dalam Operasional Bisnis

Whats New
Astra Bakal Bagikan Dividen Sebesar Rp 3,56 Triliun, Simak Jadwalnya

Astra Bakal Bagikan Dividen Sebesar Rp 3,56 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Batas dan Pembayaran PDAM Setiap Tanggal Berapa?

Batas dan Pembayaran PDAM Setiap Tanggal Berapa?

Spend Smart
Ditjen Pajak Kaji Rencana Penunjukan Tokopedia dkk Jadi Pemungut Pajak

Ditjen Pajak Kaji Rencana Penunjukan Tokopedia dkk Jadi Pemungut Pajak

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Kembali Perkasa Terhadap Dollar AS, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Kembali Perkasa Terhadap Dollar AS, Ini Penyebabnya

Whats New
Minyak Makan Merah Bakal Diproduksi Massal, Berapa Harganya?

Minyak Makan Merah Bakal Diproduksi Massal, Berapa Harganya?

Whats New
Beredar Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Lowongan Kerja Tokopedia, Ini Kata Manajemen

Beredar Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Lowongan Kerja Tokopedia, Ini Kata Manajemen

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.