Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni 5 Univeritas

Kompas.com - 08/09/2022, 10:15 WIB
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Dosen, tenaga pendidik, dan alumni pada lima universitas di Indonesia, yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) bisa mendapatkan diskon tiket kereta api.

Sebagai bentuk kerjasama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan lima perguruan tinggi tersebut, diskon tarif diberikan sebesar 10 persen yang hanya berlaku pada kereta api jarak jauh dan menengah untuk semua kelas, baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.

Diskon tarif tidak berlaku untuk kereta api komuter, kereta api tarif khusus, dan kereta api tarif promosi, termasuk tak berlaku untuk kereta luxury, imperial, priority, atau kereta api wisata lainnya.

Baca juga: Layanan Antigen dan PCR di Stasiun Ditutup, Apa Sebabnya?

Cara pendaftaran reduksi civitas dan alumni universitas

Dilansir dari informasi resmi KAI, diskon tarif hanya berlaku untuk dosen dan tenaga pendidik yang masih aktif, serta ikatan alumni perguruan tinggi.

Untuk mendapatkan diskon tarif kereta api jarak jauh dan menengah, baik dosen dan tenaga kependidikan (civitas) serta alumni harus melakukan registrasi untuk pencatatan hak diskon tarif terlebih dahulu, dengan cara sebagai berikut:

1. Registrasi dilakukan di customer service (CS) stasiun dengan melampirkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu bukti diri sebagai civitas atau alumni perguruan tinggi yang bekerjasama dengan KAI.

2. Bagi civitas wajib memiliki kartu bukti diri sebagai dosen dan tenaga pendidik yang tercantum nomor induk pegawai (NIP) atau nomor induk kepegawaian (NIK), sedangkan bagi keluarga alumni perguruan tinggi, wajib memiliki kartu anggota alumni atau kartu anggota digital yang tercantum nomor keanggotaan atau ijazah.

Baca juga: Dampak Harga BBM Naik, KAI Kaji Kenaikan Harga Tiket Kereta Api

3. Setelah melakukan registrasi di CS, calon pengguna harus mengunduh dan mengaktifkan aplikasi KAI Access. Anda dapat melakukan registrasi di KAI Access menggunakan NIK sesuai dengan yang terdaftar di CS.

4. Apabila proses registrasi berhasil, pilihan diskon tarif secara otomatis akan tersedia di aplikasi KAI Access.

5. Pilihan menu reduksi hanya bisa didapatkan melalui aplikasi KAI Access, dan tidak dapat diberikan melalui penjualan di loket stasiun.

Baca juga: Aturan Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru yang Berlaku Saat Ini 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+