Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER MONEY] Sahamnya ARB Berjilid-jilid, GOTO Gelar "Public Expose Insidentil" | Profil Profesor Gudono, Besan Jokowi

Kompas.com - 10/12/2022, 06:25 WIB
Penulis Aprillia Ika
|

1. ARB Berjilid-jilid, GOTO Gelar Public ARB Berjilid-jilid, Manajemen Buka Suara Lewat "Public Expose Insidentil"

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) belakangan menjadi sorotan dan topik perbincangan banyak pihak. Ini tidak terlepas dari harga saham yang 'terjun bebas' dalam kurun waktu lebih dari sepekan terakhir.

Bukan hanya menjadi sorotan masyarakat dan investor saja, merosotnya harga saham GOTO turut disoroti oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku pengawas perdagangan efek.

Beberapa hari lalu, BEI meminta penjelasan kepada manajemen GOTO terkait koreksi signifikan saham yang dialami. Manajemen GOTO pada akhirnya memutuskan untuk menggelar paparan publik atau public expose insidentil pada Kamis (8/9/2022) siang kemarin.

Dalam gelaran tersebut, jajaran direksi GOTO memaparkan kinerja, sekaligus memberikan penjalasan kepada publik terkait penurunan saham yang dialami.

Selengkapnya klik di sini

2. Setelah Izin Usaha Wanaartha Life Dicabut, Uang Nasabah Bisa Kembali?

Pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) menyisakan pertanyaan, dapatkah uang nasabah kembali?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meminta perusahaan untuk melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) dengan agenda pembubaran badan hukum dan pembentukan tim likuidasi.

Selain itu, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, OJK juga akan melakukan penelusuran atas aset pemegang saham pengendali Wanaartha Life beserta harta pribadinya.

"Termasuk melakukan gugatan perdata untuk kepentingan konsumen," kata dia, Senin (5/12/2022).

Selengkapnya klik di sini

3. BRI Akan Usut dan Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Kurir Paket

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan mengusut kasus penipuan social engineering (soceng) yang membuat saldo tabungan BRI korban ludes.

Adapun kasus penipuan ini mengatasnamakan kurir J&T Express yang akan mengirim paket ke korban dengan mengirimkan sebuah file yang harus diunduh dan diinstall korban.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengusut kasus penipuan ini.

"Menghadapi kasus-kasus yang ada saat ini, BRI juga terus proaktif berkolaborasi dengan Polri untuk melakukan pengungkapan dan penangkapan para pelaku kejahatan social engineering," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/12/2022).

Selengkapnya klik di sini

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+