JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat harus mewaspadai pinjaman online (pinjol) ilegal berkedok koperasi agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.
General Manager KSP Berkat Artha Sentosa, Cherry Aulia Fachri mengatakan bahwa kegiatan koperasi simpan pinjam hanya ditujukan untuk melayani anggota saja.
"Kalau ada koperasi yang menawarkan pinjaman kepada masyarakat yang bukan anggota, dipastikan itu pinjol ilegal," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (22/3/2023).
Baca juga: Soal Peningkatan Pengunaan PInjol Jelang Lebaran, OJK: Semoga Ter-manage
Saat ini kata Cherry, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) masih menjadi lembaga keuangan yang bisa diandalkan. Ia menilai KSP tidak akan tergantikan oleh aplikasi pinjol yang sekarang berkembang.
Meski begitu, ia menilai KSP juga perlu menyampaikan informasi yang valid kepada calon anggota maupun anggota agar tidak menimbulkan salah persepsi terkait koperasi.
Oleh karena itu, Cherry mengatakan pihaknya selalu memberikan pelatihan kepada seluruh karyawan terkait kegiatan KSP Berkat Artha Sentosa. Termasuk program simpanan dan pinjaman agar bisa menyampaikan informasi yang valid.
Baca juga: Waspada, Ini Modus Pinjol Ilegal Jelang Ramadhan 2023
Hal yang tidak kalah penting yakni legalitas koperasi. Cherry menilai masyakarat perlu mengecek legalitas KSP yang menawarkan pinjaman koperasi.
Adapun KSP Berkat Artha Sentosa yang kerap disebut Koperasi SipBos sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dengan Nomor Induk Koperasi (NIK) 3174060070003, sehingga bisa beroperasi secara legal.
"Kami memiliki legalitas yang jelas dan apabila ada masyarakat mendapat penawaran pinjaman koperasi dengan proses mudah, abaikan saja. Sebab koperasi resmi umumnya tidak melayani di luar anggotanya," ungkap Cherry.
Baca juga: Pemerintah Bentuk Tim Pemantauan Koperasi Bermasalah, Apa Bedanya dengan Satgas Penanganan?
Pada 2023, Koperasi SipBos fokus pada produk simpanan berjangka dengan hadiah langsung wisata ke Bali, Turki, Umroh mmaupun Hollyland. Selain itu, ada simpanan berhadiah langsung berupa barang sesuai keinginan bisa berupa mobil, motor, logam mulia.
Pinjaman kepada para anggotanya terutama para pelaku UMKM dengan jaminan sertifikat maupun BPKB mobil juga ada. Selain itu, ada pinjaman kepada pensiunan dengan Sistem Linkage Program (channeling) dan juga pemberian pinjaman karyawan swasta (Buruh Pabrik) dengan sistem kasbon.
Cherry juga mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan aplikasi SipBos yang menjadi unggulan KSP Berkat Artha Sentosa dengan koperasi lainnya dalam segi pelayanan.
"Melalui aplikasi ini nantinya para calon anggota atau anggota akan bertransaksi dan terlayani secara jemput bola. Selain itu, proses administrasinya menjadi lebih cepat dan tepat," kata dia.
Baca juga: Menteri Teten: BLU Kemenkop Siap Bantu Koperasi dan UKM Naik Kelas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.