Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siap-siap, Bansos Telur dan Ayam Akan Disalurkan mulai Besok

Kompas.com - 14/04/2023, 14:40 WIB
Elsa Catriana,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan, pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan telur dan ayam mulai Sabtu (15/4/2023), khusus untuk Pulau Jawa.

Sebelumnya, beras bansos juga sudah disalurkan sejak akhir Maret 2023.

"Besok Sabtu, kita akan mulai (menyaluarkan) program Keluarga Rentan Stunting (KRS) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kalau beras tugas Bulog, ini tugas ID Food. Karena ayam dan telur ada di ID Food," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Baca juga: Jokowi Ingin Program Bansos Beras Diperpanjang

Lebih lanjut, Arief mengatakan, penyaluran bansos telur dan ayam ini akan dilakukan secara bertahap yang ditargetkan sampai bulan Lebaran baru 58.000 keluarga penerima dari Papua hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan bansos pangan ini.

Adapun target penerima bansos telur dan ayam sebanyak 1.446.089 KRS yang terdata di BKKBN.

Sementara untuk jumlahnya, 1 keluarga penerima manfaat akan mendapatkan masing-masing 1 pack telur berisi 10 butir dan 1 kilogram ayam.

Arief menambahkan, sistem penyalurannya juga serupa dengan proses penyaluran beras, yakni sesuai dengan alamat masing-masing (by name by address).

"Jadi nanti ini akan dikasih selama 3 bulan (Maret, April, Mei). Kita mau kasih yang berkualitas juga ke masyarakat," ungkap Arief.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Perum Bulog juga sudah menyalurkan beras bansos sebanyak 640.590 ton untuk 3 bulan alokasi Maret, April, dan Mei 2023.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan transporter yang ditunjuk yaitu PT Pos Indonesia, PT JPLB, dan PT DNR untuk mendistribusikan beras bantuan pangan sesuai dengan penunjukan wilayah kerja masing-masing.

Pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan, sistem penyalurannya akan dilakukan sesuai dengan alamat masing-masing dari pintu ke pintu (door to door).

"Jadi sesuai dengan alamat yang tertera, alamat yang kita dapat dari Kemensos. Kalau sistem kita yang seperti dulu langsung by name by address, jadi ini nanti yang kita ikuti," ujar Buwas di Jakarta, Kamis (6/4/2023).

Baca juga: Mendag Zulhas Dorong Peningkatan Daya Saing UMKM Warung Lewat Kemitraan dengan Ritel Modern

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com