Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah Dilarang Minyakita Masih Dijual di TikTok, Kemendag: Keywordnya 'Diakali'

Kompas.com - 06/07/2023, 10:30 WIB
Elsa Catriana,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara ihwal masih ditemukannya pedagang (seller) yang menjual minyak goreng kemasan merk Minyakita di aplikasi TikTok.

Padahal pemerintah sendiri sudah melarang penjualan Minyakita secara online sejak Februari yang lalu agar stoknya bisa tersedia di pasar tradisional.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim tak menampik bahwa masih ada seller yang menjual Minyakita di TikTok dengan modus mengganti kata kunci (Keyword) yang harusnya 'Minyakita' menjadi Mminyakita'.

"TikTok cukup patuh tapi masalahnya ada seller keyword-nya (diakali) Minyakita dituliskan double 'M' (Mminyakita'," ujar Isy saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Kamis (6/7/2023).

Baca juga: TikTok Shop Bakal Turunkan Produk Minyakita yang Dijual di Aplikasinya

Oleh sebab itu Isy meminta agar manajemen TikTok bisa segera menurunkan produk tersebut. Isy juga mengaku pihaknya sudah meminta hal yang serupa ke Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEa) agar mau tunduk menurunkan semua seller yang menjual Minyakita di online.

"Akan kita patroli terus kok, kalau ada langsung kita take down nanti. Kita juga komunikasikan dengan idEa untuk take down," ujar Isy.

Adapun berdasarkan pencarian Kompas.com di TikTok Shop, masih banyak para pedagang yang menjual Minyakita. Bahkan harga yang dibanderol melebih batas Harga Eceren Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan yakni Rp 14.400 per liter.

Baca juga: Siap-siap, 24.000 Liter Minyakita Akan Dijual di Supermarket, Harganya Rp 14.000 Per Liter

Misalnya saja seller yang berada di Surabaya menjual Minyakita yang dibanderol seharga Rp Rp 15.500 per 1 liter.

Selain itu ada juga berbagai seller yang menjual Minyakita dengan memberi diskon besar-besaran hingga 99 persen seperti seller yang memiliki akun Balyaollshop di Semarang, Saquella shop di Jakarta Utara, Levia Erista di Bogor, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu modus penjualannya juga 'diakali' dengan mengganti nama produk yang seharusnya minyakita menjadi Minyak Kittaa.

Baca juga: Bapanas Minta Food Station Pasok Minyakita ke Ritel Modern

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Whats New
BTN Cetak Laba Bersih Rp 860 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Cetak Laba Bersih Rp 860 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Bulog Siap Jadi Pembeli Gabah dari Sawah Hasil Teknologi Padi China

Bulog Siap Jadi Pembeli Gabah dari Sawah Hasil Teknologi Padi China

Whats New
Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Bulog Baru Serap 633.000 Ton Gabah dari Petani, Dirut: Periode Panennya Pendek

Whats New
Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Dari Perayaan HUT hingga Bagi-bagi THR, Intip Kemeriahan Agenda PUBG Mobile Sepanjang Ramadhan

Rilis
INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

INACA: Iuran Pariwisata Tambah Beban Penumpang dan Maskapai

Whats New
Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Bank DKI Sumbang Dividen Rp 326,44 Miliar ke Pemprov DKI Jakarta

Whats New
OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

OASA Bangun Pabrik Biomasa di Blora

Rilis
Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Pengumpulan Data Tersendat, BTN Belum Ambil Keputusan Akuisisi Bank Muamalat

Whats New
Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Cara Hapus Daftar Transfer di Aplikasi myBCA

Work Smart
INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

INA Digital Bakal Diluncurkan, Urus KTP hingga Bayar BPJS Jadi Lebih Mudah

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal 'Jangkar' Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal "Jangkar" Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com